Penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD)

Kantor Perbendaharaan dan Kas Daerah (KPKD) Jakarta Timur merupakan perpanjangan tangan dari BPKAD selaku BUD sehingga Pelayanan Penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dilingkungan Kota Administrasi Jakarta Timur sesuai dengan Peraturan Gubernur DKI Jakarta Nomor : 142 Tahun 2013 Pasal 2 Ayat C tentang Penerimaan Daerah dan Peraturan Daerah Nomor 6 Tahun 2010 Pasal 12 Ayat 1 dan 2 tentang  Pembayaran pajak dilakukan pada unit pelayanan perbendaharaan dan kas daerah BPKD atau bank atau tempat lain yang ditunjuk oleh Gubernur.

Pendapatan Asli Daerah (PAD) terdiri dari :

A. Pendapatan Asli Daerah yaitu :
B. Dana Perimbangan yaitu :
C. Lain-lain Pendapatan Yang Sah yaitu : D. Penerimaan Pembiayaan Daerah yaitu : Adapun Mekanisme Pembayaran penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebagai berikut :

1. Retribusi Tunai 2. Pajak 3. Pengembalian Anggaran 4. Tuntutan Ganti Rugi
JUMLAH PENERIMAAN WILAYAH KOTA ADMINISTRASI JAKARTA TIMUR TAHUN 2016, terdiri dari :

Total Penerimaan Periode Januari s.d Juni 2016  sebesar : Rp. 1.581.084.599.749,-

Pajak Daerah                                   : Rp. 1.285.927.846.461,-
Retribusi Daerah                              :  Rp. 24.007.605.286,-
Lain-lain pendapatan yang sah          : Rp. 256.231.093.521,-
Penerimaan pembiayaan daerah        : Rp. 14.918.054.481,-

Penjelasan :
Pendapatan Penerimaan di Kota Adm Jakarta Timur terdiri dari Pajak Daerah, Retribusi Daerah dan  lain-lain pendapatan yang sah, Pajak Kendaraan Bermotor / Bea Balik Nama ( PKB/BBN-KB) pendapatan yang menjadi Primadona adalah Pajak Daerah tertinggi terjadi pada bulan Juni dengan mencapai Rp. 240.732.553.446,- kenaikan terjadi setiap menjelang lebaran karena banyaknya kendaraan baru , kendaraan roda 4 dengan jenis kendaraan  toyota Kijang dan toyota Avanza.


Narasumber : Kepala KPKD Kota Administrasi Jakarta Timur