Visi dan Misi

Berdasarkan tugas Pokok dan Fungsinya dalam melaksankan tugas umum pemerintahan yang dilimpahkan dari Gubernur, telah ditetapkan rumusan Visi Kota Administrasi Jakarta Timur untuk diangkat dalam Renstra Kota Administrasi Jakarta Timur Tahun 2013-2017.

Visi yang ditetapkan tersebut merupakan arah kebijakan dalam penyusunan program dan kegiatan strategi sesuai kondisi obyektif dalam lima tahun kedepan, yaitu: “Terwujudnya Kota Administrasi Jakarta Timur yang berorientasi kepada pelayanan publik menuju kota berekonomi modern.”

Visi Kota Administrasi Jakarta Timur tersebut diarahkan untuk membawa kota Administrasi Jakarta Timur menjadi perangkat daerah yang dapat melaksanakan tugas dan fungsinya secara profesional, transparan, akuntabel.

Selain visi Kota administrasi Jakarta Timur memiliki misi-misi sebagai berikut :

A.

Mewujudkan Jakarta Timur  sebagai kota  modern yang tertata serta konsisten dengan recana tata ruang wilayah

 

1.

Isu Pengendalian  Pemanfaatan Ruang Kita

 

 

a.

Program Perencanaan tata ruang

 

 

b.

Program pemanfaatan ruang

 

 

c.

Program pengawasan dan penertiban bngunan

 

 

d.

Program Peningkatan Peran Serta Masyarakat Dalam Ruang

 

 

e.

ProgramPemberdayaan komunitas Penyelenggara bangunan gedung

 

 

f.

Program Peningkatan Pelayanan Ketataruangan

 

 

g.

Program Pengembangan Sistem Informasi Tata Ruang

 

2.

Isu Pengurangan Ketimpangan Ekonomi dan Perluasan Kesempatan Kerja

 

 

a.

Program Penataan Jaringan Distribusi Produk Perdagangan

 

 

b.

Program Peningkatan Pelayanan perdagangan Dalam Negeri

 

 

c.

Program Peningkatan sarana dan prasarana Koperasi danUMKM

 

 

d.

Program Pengembangan Kelembgaan Koperasi

 

 

e.

Program Penyediaan Dana Bergulir dan Kemtrian Koperasi  dan UMKM

 

 

f.

Program Pemberdayaan UMKM

 

 

g.

Program pengamanan ketersediaan pangan, pengendalaian Akses, harga, promosi dan distribusi/pemasaran

 

 

h.

Program  peningkatan dan pengawasan mutu dan keamanan pangan hasil tanaman pangan dan hortikultar

 

 

i.

Program peningkatan dan pengawasan mutu dan keamanan pangan hasil perikanan

 

 

j.

Program peningkatan dan pengawasan mutu dan keamanan pangan produk hewan(kesmavet)

 

 

k.

Program Perlindungan dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja

 

 

l.

Program penguatan Sistem dan FASILITAS Pendukung Pusat Pelatihan Kerja

 

 

m.

Program Peningkatan Kompetensi dan Produktivitas Tenaga Kerja

 

3.

Isu Pembangunan Energi dan Telematika Jakarta

 

 

a.

Program Optimalisasi Pemanfatan Teknologiinformasi dan komunikasi

 

 

b.

Program Optimalisasi Pendayagunaan perangkat Lunak dan Keras TIK

 

 

c.

Program pembinaan dan pengembangan Energi dan sumber daya Mineral Publik/penghijauan lingkungan

 

 

 

 

 

 

 

 

B.

Menjadikan Jakarta sebagai Ibu Kota yang  bebas dari masalah – masalah menahun seperti macet,banjir,pemunkiman kumuh,sampah dan lain-lain

 

1.

Isu Pengembangan Sistem Transprotasi

 

 

a.

Program Pembangunan  Angkutan Umum Berbaris jalan

 

 

b.

Program Pembangunan Angkutan Massal Bebaris Rel

 

 

c.

Program Pembangunan Transportasi  Perairan

 

 

d.

Program Pendalian Lalu lintas dan Angkutan

 

 

e.

Program  Peningkatan keselamatan lalu lintas dan angkutan

 

 

f.

Program pembangunan sarana dan prasaran perhubungan

 

 

g.

Program  Pembangunan Transportasi  Rumah

 

 

h.

Lingkungan

 

 

i.

Program Pembangunan/Peningkatan Jalan dan Jembatan

 

2.

Isu antisipasi banjir, rob dan genangan

 

 

a.

Program pembangunan prasarana dan saran pengendali Banjir

 

 

b.

Program pengembangan system drainase

 

 

c.

Program peningkatan sarana dan prasarana pekerjaan umum

 

 

d.

Program pengembangan,pengelolaan dan konsevasi sungai,danau, dan sumber daya air lainnya

 

 

e.

Program pemeliharan prasana dan saran pengendalian banjir dan drainase

 

3.

Isu Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup

 

 

a.

Program peningkatan kinerja pengelolaan air lembah

 

 

b.

Program penyedian dan pengelolaan air bersih

 

 

c.

Program peningkatan kinerja pengelohan persampahan

 

 

d.

Program pengurangan Timbulan sampah di sumber

 

 

f.

Program pengendalian pencemaran dan perusakan lingkungan hidup

 

 

g.

Program mitigasi dan adaptasi perubahan iklim

 

 

h.

Program peningkatan peran serta masyarakat dalam pengelolaan linkungan hidup

 

 

i.

Program pengurangan resiko bencana dan kesipsiagaan pra bencana

 

 

j.

Program peningkatan sarana,prasarana dan peralatan pemadaman dan penanggulan kebakaran dan penyelamatan

 

 

k.

Program penyiapan masyarakat calon penghuni rumah susun

 

 

l.

Program kebikan pengmbangan perumahan

 

 

m.

Program koordinasi serah  terima rusun yang di bangun oleh APBN

 

 

n.

Program peningkatan kualitan dan perbaikan Kampung

 

 

o.

Program pemberdayaan dan penggalangan peran serta masyarakat dalam pengembangan perteamana dan pemakaman

 

 

p.

Program peningkatan ruang terbuka Hijau pertanian dan kehutanan

 

 

q.

Program peningkatan kualitas RTH per tanaman dan pemakaman

 

 

r.

Program pengelolan RTH  pertanaman dan pemakaman

 

 

 

 

C.

Membangun Budaya masyarakat  perkotaan  yang toleraan,tetapi juga sekaligus  memiliki kesadaran dalamn memelihara kota

 

1.

 Isu Pembangunan Budaya Multi-Kultur

 

 

a.

Program perlindungan,pengembangan  dan pemanfaatan  kebudayaan

 

 

b.

Program Pengembangan promosi dan informasi kebudayaan

 

 

c.

Program  Peningkatan Sarana dan Prasaran Kebudayaaan

 

 

d.

Program Peningkatan Pelaku dan lembaga kebudayaan

 

 

e.

Program Pemeliharaan gedung pemd

 

 

f.

Program Penyediaan Informasi Perumahan Pemukiman dan gedung pemda

 

 

g.

Program Pencegahan dan Penanggulangan Konflik

 

 

h.

Program Pengembangan Wawasan kebangsaan

 

 

i.

Program Peningkatan Peran Serta  Mayarakarat Dalam Bidang Ketertiban Umum,Ketentraman dan Perlindungan Masyarakat

 

 

j.

Program Peningkatan Sarana dan Prasaran Olahraga dan Pemda

 

 

 

 

D.

Membangun Pemerintahan Yang Bersih dan Transporan serta  beriorintasi pada pelayanan publik

 

1.

Isu Peningkatan Kapasitas aspratur

 

 

a.

Program penataan kelembagaan ketatlaksanaan dan SDM Aspratur

 

 

b.

Program Penataan Sistem  Manajemen SDM Aspratur

 

 

c.

Program Peningkatan Kpasitas Sumber Daya Aspratur DKI Jakarta

 

 

d.

Program Peningkatan DIsiplin dan KInerja Aspratur’DKI Jakarta

 

2.

Isu peningkatan pelayanan public

 

 

a.

Program pegelolaan pengembangan dan pemanfaatan data kependudukan  dan dan pencatatan sipil

 

 

b.

Program implementasi layanan pengelolaan barang/jasa secara elecktronik

 

 

c.

Program optimalisasi pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi

 

 

d.

Program peningkatan kinerja BUMD

 

 

e.

Program pengelolaan dan pengembangan perencanaan pembangunan perencanaan pembangunan

 

 

f.

Program komunikasi,Data dan informasi  Publik

 

 

g.

Program Peningkatan Kapasitas Pemerintahan kelurahan

 

 

h.

Program Peningkatan kapasitas pemerintahan kecamatan

 

 

i.

Program pendidikan dan pelatihan

 

 

j.

Program pelayanan penanaman Modal

 

 

k.

Program penataan dan pengelolaan ketatlaksanaan kota/kabupaten

 

3.

Isu Peningkat Kualitas Pendidik

 

 

a.

Program wajib Belajar  Dua Belas Tahun

 

 

b.

Program Peningkatan Sarana Prasarana Pendidikan

 

 

c.

Program peningkatan Mutu Pendidikan

 

4.

Isu Peningkatan Kualitas Kesehatan Masyarakat

 

 

a.

Program Jaminan Pemeliharan Kesehatan Daerah

 

 

b.

ProgramPeningkatan sarana dan prasarana kesehatan program

 

 

c.

Program keluarga bencana

Prioritas Program

Program Prioritas Wilayah Kota Administrasi Jakarta Timur Tahun 2017

1.

Penataan Kawasan KBT

2.

Penertiban Bantaran Kali Ciliwung untuk mendukung Normalisasi Kali Ciliwung

3.

Normalisasi Kali Cipinang

4.

Penataan Kawasan Jatinegara

5.

Penataan Kawasan Rumah Susun Pulo Gebang menjadi Kawasan Rumah Susun dengan Konsep PRIMA

Demografi

Secara demografis, Kota Administrasi Jakarta Timur merupakan kota yang paling luas di antara kota-kota lainnya di wilayah Provinsi DKI Jakarta. Kota Administrasi Jakarta Timur juga memiliki jumlah penduduk yang paling banyak.

Berdasarkan sumber data Sudin Kependudukan Jakarta Timur,  jumlah penduduk Kota Administrasi Jakarta Timur sampai dengan Bulan September tahun 2014 adalah 2.738.033 jiwa, yang terdiri dari 1.409.296 laki-laki dan 1.409.290 perempuan. Tingkat pertumbuhan penduduk juga mengalami peningkatan dari 0,75 % pada tahun 2009-2010 menjadi 1,94 % pada periode tahun 2010-2012.

Sementara untuk rata-rata tingkat kepadatan penduduk Kota Administrasi Jakarta Timur cukup tinggi, yaitu sekitar 14.562 jiwa/km2 dengan kepadatan penduduk yang paling tinggi adalah Kecamatan Matraman mencapai 38.482 jiwa/km2 dan yang terendah adalah Kecamatan Makasar sebesar 7.140 jiwa/km2.

Dari jumlah tersebut di atas, penduduk Kota Administrasi Jakarta Timur terdiri dari multi etnis, hampir semua ragam suku di Indonesia dengan membawa serta agama, adat istiadat, seni budaya dan kebiasaan dikampung halamannya. Dengan melihat kondisi tersebut maka dalam pelaksanaan pembangunan perlu memperhatikan faktor-faktor obyektif yang diuraikan di atas.

Geografi

Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur merupakan salah satu wilayah administrasi di bawah Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Secara geografis letak Kota Administrasi Jakarta Timur pada posisi antara 106049’35’’ Bujur Timur dan 06010’37’’ Lintang Selatan. Luas wilayah  Kota Administrasi Jakarta Timur mencapai 187,75 Km2 atau mencapai 28,37 % dari luas total wilayah Provinsi DKI Jakarta. Dari luas ini sebagian besar terdiri dari dataran rendah.

Pemerintahan Kota Administrasi Jakarta Timur dibagi ke dalam 10 Kecamatan, yaitu Kecamatan Pasar Rebo, Ciracas, Cipayung, Makasar, Kramatjati, Jatinegara, Duren Sawit, Cakung, Pulogadung dan Matraman. Adapun jumlah kelurahan di Kota Administrasi Jakarta Timur adalah 65 kelurahan.

Wilayah Kota Administrasi Jakarta Timur memiliki perbatasan sebelah utara dengan Kota Administrasi Jakarta Utara dan Jakarta Pusat, sebelah timur dengan Kota Bekasi (Provinsi Jawa Barat), sebelah selatan Kabupaten Bogor (Provinsi Jawa Barat) dan sebelah barat dengan Kota Administrasi Jakarta Selatan.

Wilayah Kota Administrasi Jakarta Timur Jakarta Timur terdiri 95 % daratan dan selebihnya rawa atau persawahan dengan ketinggian rata-rata 50 meter dari permukaan air laut. Kota Administrasi Jakarta Timur Jakarta Timur dilalui oleh 7 (tujuh) sungai/kali yaitu Kali Ciliwung, Kali Sunter, Kalimalang, Kali Cipinang, Kali Buaran, Kali Jatikramat dan Kali Cakung.

Potensi

Jakarta Timur merupakan Kota Administrasi yang memiliki wilayah paling luas serta memiliki keunikan baik dari sisi historis maupun obyektif diantara Kota Administrasi lainnya di DKI Jakarta. Dengan luasnya Kota Administrasi Jakarta Timur, maka sangat mungkin untuk dikembangkan, sehingga ke depannya Kota Administrasi Jakarta Timur dapat bersaing dengan kota-kota lain di Indonesia.

Kota Administrasi Jakarta Timur memiliki sejumlah kawasan-kawasan potensial atau unggulan untuk dapat dikembangkan. Kawasan unggulan merupakan kawasan yang diperuntukan bagi kegiatan sektor strategis, seperti industri, pariwisata, perdagangan, pertanian, permukiman dan lain-lain.Sektor strategis merupakan sektor yang menempati prioritas utama karena tingkat peranannya dalam pembangunan. Kawasan strategis kota adalah kawasan yang penataan ruangnya diprioritaskan karena mempunyai pengaruh sangat penting dalam lingkup kota terhadap pembangunan ekonomi, sosial, budaya, dan lingkungan, serta pendayagunaan sumber daya alam dan teknologi tinggi untuk mengembangkan, dan melestarikan serta mengkoordinasikan pembangunan nilai strategis kawasan yang bersangkutan dalam mendukung penataan ruang wilayah.

Secara terperinci beberapa keunikan tersebut tergambar dari kondisi kawasan potensial yang ada di Kota Jakarta Timur:

Kawasan Potensial Kota Administrasi Jakarta Timur

 

1. Kawasan Jatinegara       

- Kawasan ini merupakan sentra kegiatan ekonomi

- Terdapat sentra produksi & jual beli Batu Aji (Pasar Rawa Bening)

- Diharapkan kawasan ini bisa menjadi kawasan prospective & berfungsi optimal bagi kegiatan ekonomi di Kota Jakarta Timur

 

2. Kawasan Sentra Primer Timur

- Pusat kegiatan ekonomi (Rencana)

- Pusat keg pemerintahan (Rencana)

- Moda transportasi  (Rencana)

- Pusat bisnis (Rencana)

- Pintu masuk ke Jakarta (Terminal Pulo Gebang-Rencana)

 

3. Kawasan Meubel Klender

- Pusat promosi meubel

- Kawasan peraktivitas regional

- Kawasan cagar budaya

- Pusat kegiatan ekonomi lokal

 

4. Kawasan PIK Pulo Gadung

- Sebagai kawasan perdagangan yang mendukung pengembangan industri UKM

- Sebagai kawasan hunian adalah yang intensitas/kepadatan tinggi dan bersifat hunian produktif, yaitu terutama untuk yang bekerja/terlibat di kegiatan industri di kawasan ini

- Sebagai wisata Industri sebagai ‘daya tarik’ tambahan yang menghidupkan kawasan

 

5. Kawasan Cililitan

- Kawasan potensial perdagangan untuk meningkatkan perekonomian Kota Jakarta Timur

- Pada kawasan ini terdapat pula Pusat Grosir Cililitan sebagai pusat perbelanjaan satu-satunya di Indonesia yang mempunyai akses masuk/menuju shelter Busway langsung terhubung ke   gedung

 

6. RPU Rawa Kepiting

 

No TPnA / TPA Jml (unit) Kapasitas (ek/hari) Total (ekor)
1 TPnA 36 2.000 72.000
         
2 TPA Tipe A Tipe B Tipe C 3 12 40 3.200 1.600 420 9.600 19.200 16.800
  Semi Otomatis (th. 2009) 4 6.000 24.000
  1 Blok (540 m2) Belum terbangun  
Total TPA 59   69.600

 

7. Kanal Banjir Timur

- Panjang 15,6 KM (total 23,6 KM), dengan lebar 100-300 M

- Mengurangi 13 lokasi rawan genangan dan melindungi sebagain wilayah Jakarta Utara dan Jakarta Timur  (207 KM2) dari limpasan 5 sungai, yakni  kali Cipinang, Kali Sunter, Kali Buaran, Kali Jatikramat dan Kali Cakung

 

8. Terminal Pulo Gebang

- Terminal Pulogebang merupakan terminal pengganti Terminal Pulogadung

- Diproyeksikan menjadi terminal terbesar dan termodern di Jakarta

- Terminal ini direncanakan terdiri atas 4 lantai ditambah satu lantai basement

 

9. Makam Pangeran Jayakarta

- Pada hari libur nasional dan hari besar Islam, kawasan ini banyak dikunjungi oleh peziarah dari luar daerah provinsi DKI Jakarta, para ulama besar, Habib terkemuka Indonesia dan para pejabat pemerintahan

- Di hari Ulang Tahun Jakarta sudah menjadi agenda rutin Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk  mengadakan peringatan sekaligus ziarah ke makam Pangeran Jayakarta

 

10. Hutan Kota

- Keberadaan Hutan Kota sebagai paru-paru kota harus dijaga dan dipelihara agar fungsinya bisa lebih optimal

- Penataan, pembangunan, dan pemeliharaan hutan kota adalah untuk menjaga kelestarian plasma nutfah dan menciptakan keserasian dan keseimbangan perkotaan

- Hutan kota yang merupakan Ruang Terbuka Hijau (RTH) mempunyai peran penting dalam ketahanan ekosistem kota 

 

11. Waduk dan Situ

- Situ/Waduk selain sebagai penampungan air yang sebagian besar berfungsi sebagai pengendalian banjir dan sumber air baku juga dapat sebagai objek wisata

- Situ dan waduk yang ada diwilayah Kota Administrasi Jakarta Timur saat ini berjumlah   17 Situ/Waduk

- Luas existing Situ dan Waduk tersebut berkisar antara 1 sampai dengan 50 Ha

 

12. Pasar Prumpung

- Pasar Prumpung merupakan pasar yang menarik untuk dikunjungi karena pasar ini mempunyai keunikan tersendiri yang tidak dipunyai oleh pasar yang lain.

- Pasar ini memperdagangkan mainan anak-anak yang lengkap dan murah

- Diharapakan kedepan Pasar Prumpung menjadi lebih bermanfaat dan menjadi salah satu tujuan wisata belanja di Kota Jakarta Timur

 

13. Pasar Induk Kramat Jati

- Pasar induk Kramat Jati adalah 24 jam sehari dan hampir dipastikan pasar ini selalu ramai sepanjang hari

- Pasar Induk Kramat Jati berada di jalur lintas utama, dan merupakan salah satu pintu gerbang dari dan ke arah Timur Jakarta