Berita

Kota Administrasi Jakarta Timur


img


Berita Resmi Pemkot Jakarta Timur
1379

Dibuka Wagub, 5.000 Guru Olahraga Di DKI Ikuti Akademi Pelatih Junior NBA


Sebanyak 5.000 guru olahraga mendapatkan pelatihan dari Akademi Pelatih Junior National Basketball Association (NBA). Kegiatan pelatihan dibuka Wakil Gubernur (Wagub) Provinsi DKI Jakarta Sandiaga Salahudin Uno di Gelanggang Olah Raga (GOR) Ciracas, Rabu (24/1).

Wagub mengatakan pelatihan  ini merupakan kerjasama NBA dan Pemprov DKI Jakarta.  Akademi Pelatih Junior NBA bertujuan untuk mengembangkan olahraga basket melalui pelatihan lapangan, penguatan dan pengkondisian tubuh, serta pendidikan basket kepada lebih dari 5.000 guru olahraga dari 3.000 sekolah di Provinsi DKI Jakarta.

“Dimulai dari hari ini, NBA dan Pemerintah Daerah DKI Jakarta akan mengadakan 10 sesi pelatihan harian hingga minggu kedua Februari 2018,” kata Wagub yang didampingi NBA Associate Vice President Of Marketing Partnerships, Jim Wong.

Junior NBA adalah program partisipasi olahraga basket global untuk anak-anak laki-laki dan perempuan, mengajarkan keahlian dasar dan juga nilai-nilai inti dari pertandingan yang dimulai dari level dasar sebagai bentuk usaha untuk menumbuhkan dan memperbaiki pengalaman basket para pemuda bagi pemain ,pelatih dan orangtua.

"Para guru olahraga di Jakarta tentu menghargai kesempatan untuk mempelajari standar pelatihan NBA di bawah arahan para profesional," ucap Sandi.

Selama musim 2017-2018 NBA akan menjangkau 26 juta anak-anak yang tersebar di 71 negara melalui berbagai kamp, klinik, tantangan keterampilan, pertandingan liga dan program dengan jangkauan luas. Program Junior NBA di Indonesia yamg dipersembahkan oleh Frisian Flag telah diadakan sejak 2014 dan pernah menjangkau beberapa kota besar seperti Bandung, Jakarta dan Surabaya.

Sandi menambahkan, Akademi Pelatih Junior NBA akan memberikan dampak positif kepada pelatih dan juga generasi muda Jakarta serta meningkatkan antusiasme mereka terhadap olahraga. Di saat yang sama kegiatan ini juga menyerukan pentingnya hidup aktif dan sehat.

Wagub juga meminta masyarakat menguramgi penggunaan ponsel dan aplikasi percakapan yang sering dilakukam dalam kehidupan sehari-hari. Dia meminta masyarakat mengganti kegiatan bermaim ponsel dengan berolahraga.

"Kita ingin memulai gerakan, kita kurangi mainan HP (handphone), kita kurangi mainan WA (WhatsApp), kita kurangi selfie-selfie. Ayo kita semua main basket," ujar Sandi.

Sandi menyampaikan, banyak orang yang mulanya kelebihan berat badan menjadi proporsional karena bermain basket. "Mudah-mudahan kita bisa mendorong gaya hidup sehat. Karena semuanya main basket, Insya Allah kita semua perutnya rata ke depan," kata Wagub.

Dia berharap, pelatihan itu menjadi bekal bagi guru olahraga di Jakarta untuk membuat peserta didik semangat berolahraga.

Sementara itu Associate Vice President Of Marketing Partnerships NBA Asia Jim Wong mengatakan, kurikulum Junior NBA menetapkan standar tentang bagaimana seharusnya basket dimainkan dan diajarkan kepada geneeasi muda. "Melalui Akademi Pelatih Junior NBA, kami akan memperkenalkan permainan basket kepada ribuan guru olahraga dan membekali mereka dengan pengetahuan untuk memberikan dampak pada kehidupan anak-anak didik mereka,” katanya.

Bagikan
Cetak

Berita Terkait

Web Statistik




Jumlah Pengunjung Website