Berita

Kota Administrasi Jakarta Timur


img


Berita Resmi Pemkot Jakarta Timur
388

Buka Musrenbang Kelurahan Cipayung, Sekko Apresiasi 23 Usulan Warga


Sekretaris Kota (Sekko) Administrasi Jakarta Timur Usmayadi membuka Pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kelurahan Cipayung Tahun 2018 di Aula Kantor Kelurahan Cipayung, Kecamatan Cipayung, Selasa (30/1).

Tercatat, sebanyak 23 usulan hasil identifikasi permasalahan dilingungan warga, baik secara fisik maupun non-fisik di tingkat Rukun Tetangga (RT) melalui Rembuk RW dengan total biaya anggaran sebesar 9,1 Milyar, Musrenbang tingkat Kelurahan ini merupakan rangkaian dari proses penyusunan APBD Tahun 2019 di Kota Administrasi Jakarta Timur.

Hadir mendampingi Sekko, Camat Cipayung Iin Mutmainah, Lurah Cipayung Ibnu Fajar dan perwakilan dari Subanppeko Kota Jakarta Timur. Hadir pula para pengurus RT/RW, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Kader PKK, Jumantik, LMK serta komponen masyarakat setempat.

Sekko mengatakan, pihaknya mengapresiasi terhadap usulan warga Kelurahan Cipayung, menurutnya, sebanyak 23 usulan hasil identifikasi dari masing masing RT melalui Rembuk RW tersebut salah satu bukti bagi warga untuk mengutamakan kebutuhan bukan keinginan.

“ Kelurahan Cipayung ini adalah Kelurahan yang paling sedikit dalam mengajukan usulkan di Tahun 2018, artinya, masyarakat disini sudah mulai mengerti akan kebutuhan yang diajukan untuk kepentingan warga baik itu fisik maupun non fisik ” katanya.

Dalam Musrenbang Kelurahan ini Usmayadi berharap terjadi musyawarah antara Lurah, warga bersama-sama dengan Sudin Teknis untuk memvalidasi usulan hasil Rembuk RW. Sehingga, nantinya dapat diteruskan ketingkat Kecamatan, Kota hingga Provinsi.

” Warga harus terlibat dalam menentukan usulan, jadi mana usulan yang dapat dikerjakan pada tahun 2018, serta usulan yang belum dapat dikerjakan dengan alasan tertentu ” paparnya.

Menurutnya, berbagai usulan Musrenbang Kelurahan Cipayung sendiri sudah cukup baik. Meskipun, dari berbagai usulan itu masih didominasi dengan usulan fisik yang masih menjadi primadona. Dirinya berpesan, perlunya penambahan usulan yang dapat meningkatkan kualitas hidup sumber daya manusianya.

“ Perlunya usulan yang penambahan kesejahteraan warga, yang dapat membangkitkan potensi warga baik itu kerohanian ataupun yang meningkatkan perekonomian bagi warga jadi selain maju kotanya juga bahagia warganya ” imbuhnya.

Sementara itu Lurah Cipayung Ibnu Fajar menjelaskan, 23 usulan tersebut merupakan hasil identifikasi permasalahan dilingkungan warga yang diusulkan pada Rembuk RW, ” Dari 23 usulan itu masih menjadi priotas perbaikan saluran dan perbaikan jalan dan masih kurangnya pemberdayaan bagi masyarakatnya. Untuk itu kita akan musyawarahkan kembali jika adanya penambahan tentunya kita utamakan pada peningkatan SDM ” ujarnya.

Fajriansyah Ketua RW 08 Kelurahan Cipayung mengungkapkan, pihaknya mewakili warga merasa puas dengan proses rembuk RW hingga Musrenbang Kelurahan. Diakuinya, adanya peran warga dalam perencanaan pembangunan telah terakomodir.

Bagikan
Cetak

Web Statistik




Jumlah Pengunjung Website