Berita

Kota Administrasi Jakarta Timur


img

Istimewa


Berita Resmi Pemkot Jakarta Timur
1176

Sosialisasi Pembebasan Lahan Proyek Kereta Api Cepat Jakarta-Bandung


Warga Kelurahan Cipinang Melayu yang terkena trase  pembangunan Proyek Kereta Api Cepat Jakarta-Bandung di undang untuk mengikuti sosialisasi pembebasan lahan, di aula Kantor Kelurahan Cipinang Melayu, Kecamatan Masakar, Jumat (24/4). Tercatat ada 58 warga yang hadir, berasal dari RT 007/RW 11, RT 009/RW 04 dan RT012/RW 12 Kelurahan Cipinang Melayu.

Sosialisasi dibuka Asisten Perekonomian dan Pembangunan dan Administrasi Jakarta Timur, Syofian Thahir. Sosialisasi diisi dengan tanya jawab yang mayoritas warga mengingnkan kepastian nilai penggantian pembebasan lahannya. 

"Mereka ingin diganti untung, bukan ganti rugi," kata Syofian.

Syofian menyatakan, Pemkot Jakarta Timur hanya memfasilitasi kegiatan ini, karena pembangunannya oleh PT Kereta Api Cepat Indonesia-China. “Warga akan diganti lahan dan bangunannya melalui Tim appresial, jadi harga nilai pembebasannya dinilai oleh pihak  yang berkompeten dan diluar dari pemerintah,” ujarnya.

Kegiatan pembangunan Proyek Kereta Api Cepat Jakarta-Bandung ini adalah proyek Pemerintah Pusat. Dasar pembangunannya, Peraturan Presiden RI Nomor 107 Tahun 2015 tentang Percepatan Penyelenggaraan Sarana dan Prasarana Kereta Cepat Antara Jakarta-Bandung dan Peraturan Presiden  Nomor 3 Tahun 2016 tentang Percepatan Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional.

Bagikan
Cetak

Berita Terkait