Berita

Kota Administrasi Jakarta Timur



Berita Resmi Pemkot Jakarta Timur
246

Walikota Pimpin Aksi Kebersihan Di RW 16 Kelurahan Penggilingan


Walikota Jakarta Timur Bambang Musyawardana memimpin Aksi Kebersihan Minggu Pagi (AKMP) Tingkat Kota Administrasi Jakarta Timur di Kawasan Pusat Industri Kecil (PIK), RW 016 Kelurahan Penggilingan, Kecamatan Cakung, Minggu (16/7). Kegiatan ini melibatkan 500 orang yang berasal dari aparat pemkot Jakarta Timur dan masyarakat setempat.

AKMP yang diawali dengan apel petugas pukul 06.30 WIB di Perumahan Jatinegara Indah RT 004/RW 016 Kelurahan Penggilingan. Unsur yang terlibat pada aksi ini antara lain dari Sudin Sumber Daya Air, Sudin Bina Marga, Sudin Lingkungan Hidup, Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (PKP) dan petugas Penanganan Prasaran dan Sarana Umum (PPSU) serta warga setempat.

Adapun titik sasaran yang menjadi fokus AKMP pada kesempatan ini membersihkan tumpukan sampah yang berada lahan Hak Pengelolaan Lahan (HPL) No. 2 oleh Badan Pengelolaan Keuangan Aset Daerah Provinsi DKI Jakarta dan saluran penghubung (PHB) Jatinegara yang menuju Kali Cakung.

Walikota mengatakan, AKMP adalah program rutin Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Timur yang diagendakan setiap minggu. Kegiatan yang dikemas denga aksi kebersihan ini dengan tujuan mengetahui kondisi wilayah dan memancing kesadaran masyarakat dalam upaya menjaga kebersihan lingkungan serta menerapkan pola hidup bersih dan sehat.

“Kegiatan kerja bakti rutin ini terus kita galakan. Saat ini diagendakan di RW 16 Kelurahan Penggilingan. Dikandung maksud mengetahui kondisi wilayah dan memancing kesadaran masyarakat dalam upaya menjaga kebersihan lingkungan serta menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS),” kata Walikota dilokasi AKMP.

Dijelaskan Walikota, pihaknya beserta jajaran memfokuskan AKMP di daerah lokasi yang disebut sebagai jalan Missing Link (jalan hilang/tembusan). Pasalnya, jalan ini menjadi salah satu tempat pembuangan sampah, sehingga menjadi kumuh dan merusak sistem perairan saluran penghubung (PHB) yang menuju Kali Cakung.

“Kita fokuskan pada saluran penghubung dan membersihkan sampah pada lokasi ini. Setelah kita amati, ternyata para pembuang sampah bukan dari warga setempat kebanyakan dari warga yang melintas dijalan ini. Nah, saat ini kita telah keruk tumpukan sedimen pada saluran PHB juga kita bersihkan sampah yang menumpuk,” paparnya.

Walikota menambahkan, kedepan dirinya berencana akan menata lokasi tersebut dengan merefungsi saluran dan pedestrian (Trotoar). Namun, terkendalanya pembebasan lahan yang menjadi salah satu kendalanya.

”Kita akan mengindahkan lokasi ini, tentunya akan kita rapatkan. Jadi nanti setelah adanya pembebasan lahan, saya meminta agar Sudin Binamarga menindaklanjuti dengan membuat trotoar dan jalan tembus hingga menuju Pengadilan Negeri Jakarta Timur,” tambahnya.

Kendati demikian Walikota mengimbau kepada seluruh masyarakat agar senantiasa menjaga kebersihan lingkungan. ”Nah, dengan kita lakukan kebersihan lingkungan ini, saya himbau agar warga terus menjaga kebersihan lingkunganya. Yang saya harapkan, telah kita bersihkan ini menjadi suatu perubahan yang dapat memicu aksi gotong royong dalam menjaga keasrian lingkunganya,” imbuhnya.

Hal senada dikatakan Lurah Penggilingan Usdiyati mengatakan, mengenai missing link ini dirinya terus mendukung langkah Pemkot Jakarta Timur dalam merefungsi saluran dan pedestrian jalan. Menurutnya, jalan tersebut merupakan akses bagi warga dalam menjalankan aktivitas keseharianya.

”Dalam pembebasan lahan saya mendukung, karena ini merupakan akses bagi masyarakat. jika adanya refungsi lahan sangat positif selain tertata bersih juga rapih. Intinya dirinya akan mengawal terus perkembangan ini,” katanya.

Sementara Sekretaris RW 016 Kelurahan Penggilingan Supriyadi mengakui, dirinya sangat menyambut positif langkah aksi kebersihan lingkungan ini. Menurutnya, lokasi yang dibersihkan tersebut merupakan permasalahan yang dikeluhkan warga mengenai pencemaran lingkungan.

”Terima Kasih kepada Pak Walikota beserta jajaran yang telah terjun langsung diwilayah kami. Tanpa pamrih Pak wali langsung terjun dalam mebersihkan lingkungan khsusunya saluran yang tersumbat akibat tingginya sedimen juga kotoran sampah yang tercemar,” ungkapnya.

Ditambahkan Supriyadi, dirinya mewakili warga mengharapkan agar lahan yang merupakan akses jalan bagi warga ini dapat di wujudkan.” Pihaknya mendukung jika jalan ini dapat direalisasikan. Selain kerapihan jalan dan saluran yang mengalir normal sangat bermafaat bagi masyarakat luas,” tandasnya.

Bagikan
Cetak

Berita Terkait