Berita

Kota Administrasi Jakarta Timur


img


Berita Resmi Pemkot Jakarta Timur
394

Walikota Hadiri Sosialisasi Pembangunan Jalan Tol Kelapa Gading-Pulogebang


Proyek pembangunan 6 ruas jalan tol dalam kota Jakarta, untuk Seksi A Kelapa Gading-Pulogebang disosialisasikan kepada warga, di Aula Kantor Kecamatan Cakung, Jumat (11/8). Hadir pada kegiatan ini Walikota Jakarta Timur Bambang Musyawardana, Perekonomian dan Pembangunan Jakarta Timur Syofian Thahir, Camat Cakung Alamsyah dan pihak pengembang jalan tol untuk Tahap I ruas Semanan-Sunter dan Sunter-Pulogebang.

Walikota mengatakan pembangunan ruas jalan tol tersebut sebagai upaya untuk mengurangi kemacetan lalu lintas di wilayah Cakung. “Sosialisasi ini perihal pembangunan area konstruksi dengan maksud pembebasan tanah yang terdampak pembangunam ruas jalan tol," kata Walikota.

Proyek tersebut saat ini tambahnya, sudah tahap pengukuran lahan warga yang terdampak pembangunan jalan tol. “Untuk pembayaran lahan target bulan Oktober setelah pembayaran selesai langsung kembali dilanjutkan pembangunan," papar Bambang.

Bambang menjelaskan, lahan yang terdampak pembangunan ruas jalan tol tersebut mencapai 5 hektar. Mengingat area jalan utama Cakung Cilincing (Cacing) sangat padat, maka nantinya akan ada rekayasa lalu lintas agar tidak menambah kemacetan akibat pembangunan jalan tol.

“Harapan saya dengan adanya pembangunan ruas jalan tol akan mengurangi kemacetan yang ada di wilayah Cakung,” ujarnya.

Sementara itu Deputi General Manager Jaya Konstruksi Ir. Sesde Asrul Stani mengatakan, pembangunan 6 ruas jalan tol selain untuk mengurangi kemacetan di daerah Cakung juga untuk menambah fasilitas angkutan umum berupa Bus Rapit Transit (BRT).

“Nantinya akan ada di dalam jalan tol tersebut fasilitas halte dan transit untuk turun naik penumpang," katanya.

Asrul mengatakan, pembangunan sudah dimulai sejak awal bulan Februari 2017 dan akan dilanjutkan setelah pembebasan lahan selesai. “Harapannya tol ini bisa bermanfaat bagi masyarakat disekitarnya dan bisa meningkatkan nilai ekonomi disekitar jalan tol," tutup Asrul.

Bagikan
Cetak

Berita Terkait