Berita

Kota Administrasi Jakarta Timur


img


Berita Resmi Pemkot Jakarta Timur
167

Gubernur DKI Pimpin Peletakan Batu Pertama Pembangunan Rumah DP 0 Rupiah Di Pondok Kelapa


Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memimpin groundbreaking atau peletakan batu pertama pembangunan rumah Klapa Village DP ( down payment ) 0 rupiah Jalan H. Naman Kelurahan Pondok Kelapa, Kecamatan Duren Sawit, Kamis (18/1).

pembangunan rumah Klapa Village DP ( down payment ) 0 rupiah merupakan  program unggulan Pemprov DKI Jakarta. Upaya pemerintah dalam menghadirkan hunian bagi warga Jakarta yang selama ini ingin memiliki rumah namun kesulitan karena kendala lahan.

Klapa Village dibangun di atas lahan milik Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PD Pembangunan Sarana Jaya seluas 1,4 hektar yang rencananya, hunian vertikal ini akan dibangun dua tower menara. Tahap pertama akan dibangun satu tower berisi 703 unit. Pembangunan direncanakan selesai dalam waktu 1,5 tahun.

Gubernur mengatakan, pembangunan hunian Rumah DP 0 Rupiah ini adalah pilot project dengan 703 unit. Program ini bertujuan menyediakan hunian yang layak dan terjangkau, serta memberikan kemudahan akses kepemilikan perumahan bagi masyarakat.

“ Dengan program ini kita berusaha mewujudkan janji, Jadi bukan hanya sekedar janji. Tujuanya itu tadi, untuk memberikan akses bagi seluruh warga Jakarta agar memiliki rumah. Sehingga tidak terjadinya kesenjangan sosial dilingkungan masyarakat ” katanya.

Ditambahkan Gubernur, dari 703 unit yang disediakan Pemprov DKI menganggarkan dana Rumah DP 0 rupiah mencapai Rp 800 miliar dalam APBD DKI 2018. Yang nantinya dibagi menjadi dua klasifikasi diantaranya, 513 unit Tipe 36 dengan memiliki luas 36 meter persegi dan 190 unit Tipe 21 dengan luas 21 meter persegi, ” Dari masing-masing tipe disebutkan perkiraan harga Rp 320 juta tipe 36 dan Rp 185 juta untuk tipe 21. Kami percaya harga ini terjangkau di Jakarta untuk warganya,” tambahnya.

Lebih lanjut Gubernur menjelaskan,  janji Rumah DP 0 Rupiah diterjemahkan dalam bentuk rumah susun milik (rusunami). Keberadaannya, diharapkan dapat memfasilitasi semua warga untuk memiliki rumah.

” Kita fasilitasi agar semua punya rumah. Skema FLPP (Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan) Insya Allah bisa dijangkau warga dengan penghasilan di bawah Rp 7 juta ” pungkasnya.

Bagikan
Cetak

Berita Terkait