Berita

Kota Administrasi Jakarta Timur


img


Berita Resmi Pemkot Jakarta Timur
357

Dibuka Wali Kota, Musrenbang Kecamatan Pasar Rebo Bahas 885 Usulan Warga


Wali Kota  Jakarta Timur Bambang Musyawardana membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kecamatan Tahun 2018 di Ruang Serba Guna Lantai IV Kantor Kecamatan  Pasar Rebo, Senin (5/3). Musrenbang tingkat Kecamatan Pasar Rebo  ini merupakan rangkaian dari proses penyusunan APBD Tahun 2019 di Kota Administrasi Jakarta Timur.

Tercatat, sebanyak 885 usulan dari 1.108 usulan warga dari seluruh  Kelurahan di Kecamatan Pasar Rebo, dibahas dalam Musrenbang ini.  Sementara total nilai usulan tersebut mencapai  Rp  143 Milyar.

Ada yang menarik pada pelaksanaan Musrenbang ini, karena Wali Kota saat menyampaikan sambutan, tepat pukul 14.00 mengajak peserta Musrenbang untuk melakukan senam Germas. Hal ini sesuai  Instruksi Gubernur DKI Jakarta sebagai wujud keseriusan Pemkot Jakarta Timur mendukung dalam menerapkan tujuh komitmen Germas antar lain, meregangkan otot pada pukul 10.00 dan 14.00, tidak merokok, konsumsi sayur dan buah, tidak minum alkohol, rutin cek kesehatan dan menggunakan jamban bersih.

Turut mendampingi Walikota, Kepala Suku Badan Perncanaan Pembangunan Kota Jakarta Timur Hartati, Pelaksana Tugas (Plt) Camat Pasar Rebo Panangaran Ritonga, para Lurah se Kecamatan Pasar Rebo, serta para Sudin Teknis terkait. Dihadiri pula Danramil, Kapolsek Pasar Rebo, para pengurus RT/RW, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Kader PKK, Jumantik, LMK serta komponen masyarakat setempat.

Dalam sambutanya Wali Kota mengatakan, kegiatan Musrenbang ini merupakan rangkaian dari rembuk RW di wilayah dan diteruskan ke tingkat kelurahan. Nantinya hasil Musrenbang tingkat kecamatan akan dibahas di tingkat kota.

“Materi usulan kegiatan ini hasil validasi di tingkat kelurahan. Saya harapkan saat membahas, para sudin sebagai tim teknis dan para RW, LMK yang merasa membutuhkan untuk saling bersinergi untuk merumuskan usulan ini,” katanya.

Dijelaskan Wali Kota, pihaknya mengingat agar bahwa tujuan Musrenbang ini tujuan untuk memberikan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat. Artinya, pengajuan usulan diharapkan agar berimbang baik fisik maupun non fisik.

“Saya sudah tekankan bahwa pembangunan manusia juga perlu dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Maka, jangan hanya usulan pembangunan fisik saja yang diprioritaskan, namun program non-fisik juga penting,” paparnya.

Sementara itu Pelaksana Tugas (Plt) Camat Pasar Rebo Panangaran Ritonga mengatakan, Musrenbang tingkat Kecamatan Pasar Rebo ini hasil usualan dari lima kelurahan, tercatat sebanyak 1.108 usulan. Namun dari jumlah tersebut sebanyak 86 usulan ditolak dan 137 usulan telah dianggarkan.

”Sehingga sisanya ada 885 usulan yang diteruskan di musrenbang tingkat kecamatan. Kita harap semua usulan direalisasikan dalam bentuk kegiatan ditahun 2019 mendatang,” ujarnya.

Ditambahkan Ritonga, dari 885 usulan tersebut didominasi usulan pembangunan perbaikan saluran sebanyak 345 usulan dengan nilai Rp 115 miliar. ”Kemudian dilanjutkan Sudin Bina Marga sebanyak 263 usulan senilai Rp 16,4 miliar dan Sudin Perindustrian dan Energi sebanyak 156 usulan senilai Rp 9,5 milyar,” tandasnya.

Bagikan
Cetak

Web Statistik




Jumlah Pengunjung Website