Berita

Kota Administrasi Jakarta Timur


img


Berita Resmi Pemkot Jakarta Timur
289

Sekko Harapkan Aplikasi POMPA Bisa Diterapkan Di Seluruh Instansi


Pemkot Jakarta Timur meluncurkan aplikasi Penerapan Open Managemen Pengelolaan Anggaran (POMPA), di Ruang Pola Kantor Walikota Jakarta Timur, Jumat (11/8). Program yang merupakan gagasan dari Kepala Bagian Umum dan Protokol Sekretariat Kota Administrasi Jakarta Timur Budi Awaludin ini, diharapkan dapat diterapkan di seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan Unit Kerja Perangkat Daerah (UKPD) di lingkungan Pemkot Jakarta Timur.

“Ini suatu inovasi dan gagasan yang brilian. Saya harap program ini ke depannya bisa diterapkan di seluruh instansi di Jakarta Timur,” kata Sekretaris Kota (Sekko) Jakarta Timur, Rusdianto saat peluncuran aplikasi POMPA yang dihadiri para Kasubag SKPD/UKPD. Sekretaris Kecamatan dan Sekretaris Kelurahan di Jakarta Timur ini.

Menurut Rusdi, penerapan program pengelolaan anggaran berbasis informasi teknologi (IT) memang menjadi primadona di negara-negara berkembang saat ini. Pasalnya, sistem IT memberikan banyak kemudahan dan manfaat, baik dari segi permudah pengawasan pengelolaan anggaran hingga adanya penghematan penggunaan alat tulis kantor (ATK).

“Inikan dalam rangka transparasi anggaran, memudahkan masyarakat juga melakukan pengawasan. Jadi tidak ada alasan kita tidak support,” tegasnya.

Menurutnya, Pemkot Jakarta Timur sangat membutuhkan aplikasi ini karena mempermudah dan mempercepat kinerja. “Jika semua sepakat aplikasi POMPA bisa digunakan oleh Pemkot Jakarta Timur, diharapkan masyarakat dapat mengakses aplikasi ini sebagai informasi,” ujarnya.

Kepala Bagian Umum dan Protokol Sekretariat Kota Administrasi Jakarta Timur Budi Awaludin mengatakan aplikasi POMPA pada dasarnya memberikan kemudahan bagi SKPD dan UKPD dalam memberikan pelaporan penggunaan anggaran. Dimana, sebelumnya menggunakan print out dan foto copy kini beralih ke dunia digital.

“Pelaporan ini cukup menggunakan smartphone dan dapat diakses melalui jaringan internet,” katanya.

Dikatakan Budi, aplikasi POMPA ini bagian dari proyek perubahan yang dibuat dirinya dalam rangka Diklat Kepemimpinan (Diklat PIM III) Angkatan 45 yang diselenggarakan BPSDM Provinsi DKI Jakarta. Aplikasi ini bertujuan memudahkan SKPD dan UKPD dalam menjalankan pelaporan anggaran serta memberikan keamanan. Salah satunya, tidak lagi harus mencari dokumen-dokumen yang hilang atau rusak karena penggunaan kertas.

“Saat pegawai cuti, sakit pelaporan anggaran akan terus berjalan, karena seluruh dokumen pelaporan sudah tersimpan dalam sistem,” ujarnya.

Yuswil, Sekretaris Camat Matraman menuturkan sangat mendukung penggunaan aplikasi POMPA. Pasalnya, dengan sistem ini pelaporan penggunaan anggaran bisa lebih mudah dan terbuka.

“Saat inikan keterbukaan informasi publik dengan adanya sistem ini akan sangat memudahkan masyarakat maupun instansi pengawas penggunaan anggaran memantau seluruh anggaran,” tandasnya.

Sementara itu, Kasubag Keuangan Pemkot Jakarta Timur, Janu Purwanti mengatakan, sangat mengapresiasi dan berharap program ini bisa sampai ke tingkat kelurahan dan Kecamatan. “Program ini berhubungan dengan aset dan laporan keuangan, dengan adanya aplikasi ini dapat memudahkan untuk dapat mengakses aplikasi ini walaupun bendahara tidak masuk dan laporan keuangan bisa tetap berjalan,” ujarnya.

Bagikan
Cetak

Berita Terkait