Berita

Kota Administrasi Jakarta Timur


img


Berita Resmi Pemkot Jakarta Timur
114

Walikota Buka Lomba Hidroponik Di Kecamatan Cipayung


Walikota Jakarta Timur Bambang Musyawardana membuka acara Lomba Hidroponik Tingkat Kota Administrasi Jakarta Timur di Kantor Kecamatan Cipayung, Jumat (3/11). Kegiatan yang diadakan perusahaan pipa merek Power dan harian Poskota ini, dikuti 90 orang peserta yang terbagi dalam 30 kelompok lomba.

Tampak hadir pada pembukaan acara, Camat Cipayung Iin Mutmainnah, Kepala Seksi Ketahanan Pangan Suku Dinas KPKP Jakarta Timur Kanti Asri Utami, Pimpinan Redaksi Harian Poskota Toto Iryanto, perwakilan dari Pipa Power Adi Pranarko dan Lurah se-Kecamatan Cipayung.

Walikota Jakarta Timur Bambang Musyawardana mengatakan, lahan di Jakarta makin terbatas, maka  upaya yang dilakukan agar dapat tetap bercocok tanam adalah dengan cara hidroponik. Cara bercocok tanam ini, tidak mengandalkan lahan tetapi memakai media lain seperti pipa.

“Saya berterima kasih kepada Pipa Power dan Poskota yang menginisiasi dilakukan kegiatan pelatihan tanaman hidroponik dalam rangka meningkatkan ketahanan pangan disektor pertanian," katanya.

Bambang menambahkan, pihaknya juga berupaya memberikan pelatihan kepada masyarakat dalam gerakan ketahanan pangan di Jakarta Timur. “Jakarta Timur memiliki komunitas hidroponik dan akan kita berikan pelatihan ke wilayah lain sama seperti disini," jelasnya.

Bambang mengatakan, jika seluruh wilayah Jakarta Timur menanam dengan cara hidroponik maka kebutuhan pangan disaat sedang kekurangan dapat teratasi. “Setelah ini saya akan koordinasi dengan Sudin terkait agar bukan hanya tanaman sayur sayuran saja yang ditanam, tetapi seperti kentang dan ubi atau yang lain juga perlu ditanam," tukasnya.

Camat Cipayung Iin Mutmainnah menargetkan wilayahnya dapat menjadi area destinasi agrowisata.  Target tersebut melibatkan masyarakat yang telah dibekali pelatihan hidroponik.

“Cara ini juga sebagai langkah alternatif untuk menjaga ketahanan pangan secara mandiri," katanya.

Iin menambahkan, jika program ini dapat terlaksana dengan baik, jumlah kelompok pegiat hidroponik akan dikembangkan. Menurutnya, Cipayung merupakan wilayah ideal untuk mengembangkan potensi pertanian.

“Sebab, wilayah berjumlah 508 RT ini masih terhampar luas Ruang Terbuka Hijau (RTH), danau, hingga Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA)," ujarnya.

Iin mengatakan, pihaknya membutuhkan bantuan Suku Dinas Kelautan, Perikanan, dan Ketahanan Pangan (KPKP) Jakarta Timur dalam tahapan pengembangan lanjutan. “Kami hanya memberikan lahan dan kompetensi masyarakat untuk membudidayakan sistem cocok tanam lewat hidroponik," pungkasnya.

 

Bagikan
Cetak

Berita Terkait