Berita

Kota Administrasi Jakarta Timur


img


Berita Resmi Pemkot Jakarta Timur
221

Gubernur DKI Pimpin Upacara Hari Amal Bakti Ke 72 Kementerian Agama


Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memimpin upacara bendera Hari Amal Bakti (HAB) ke 72 Kementerian Agama RI Tahun 2018 di Halaman Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi DKI Jakarta Jalan DI Panjaitan, Kelurahan Cipinang Cempedak, Kecamatan Jatinegara, Rabu (3/1). Turut hadir Walikota Kota Administrasi Jakarta Timur Bambang Musyawardana.

Peringatan HAB ke 72 yang dihadiri sebanyak 2000 pegawai Kanwil Kemenag Provinsi DKI Jakarta mengusung tema "Ayo Tebarkan Kedamaian", dimeriahkan dengan penampilan Kopasus Cilik dari Madrasah Ibtidaiah Negeri 3 Cijantung. Serta pemberian Penghargaan Satya Lencana Karya Satya kepada sejumlah ASN Kemenag. Tanda kehormatan diberikan atas pengabdian selama 30 tahun, 20 tahun dan 10 tahun itu tertuang dalam Keputusan Presiden (Kepres) No.117/TK Tahun 2017.

Dalam sambutan tertulis Menteri Agama Republik Indonesia Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin,  Gubernur menyampaikan pesan  bahwa kepada pegawai Kemenag untuk bekerja secara profesional untuk melayani warga.

 “Kita tidak boleh lagi bekerja yang minim kepedulian terhadap sekitar, dengarlah aspirasi dari berbagai arah agar kita dapat mencapai target kinerja sekaligus memenuhi harapan publik, dengan itu marilah kita latih kepekaan agar lebih memahami persoalan riil di masyarakat sehingga dapat menentukan prioritas kerja,  dalam bahasa agama, langkah ini dikenal dengan istilah taqdimul aham min almuhim, dahulukan yang terpenting daripada yang penting ” katanya.

Menurutnya, masa kekinian tugas ASN Kemenag itu semakin berat tantangannya karena  menghadapi zaman yang cepat berubah.  ASN tengah berada dalam lingkup masyarakat lebih luas yang meliputi warga global hingga generasi digital, ” Tuntutan publik terhadap kita semakin tinggi, terbuka, dan spontan, diperlukan sikap yang tepat dan cerdas dalam merespons tuntutan masyarakat terhadap Kementerian Agama ” paparnya.

Kendati demikian dirinya mengajak kepada seluruh jajaran Kementerian Agama, untuk memaknai bekerja sebagai ibadah, Bekerja melayani masyarakat adalah sebuah kehormatan. Oleh sebab itu, jalankan pengabdian dengan sikap amanah dan keikhlasan, dan jangan sekali-kali mempermainkan jabatan.

“ Sebagai hamba Tuhan dan aparatur negara, kita semua menyadari bahwa panggilan terbesar tentu adalah panggilan Tuhan, maka yakinilah bahwa panggilan tugas melayani sesama, melayani masyarakat sesuai dengan fungsi dan tanggung jawab kita masing-masing ” pungkasnya.

Bagikan
Cetak

Berita Terkait

Web Statistik




Jumlah Pengunjung Website