Berita

Kota Administrasi Jakarta Timur


img


Berita Resmi Pemkot Jakarta Timur
410

865 Usulan Dibahas Pada Musrenbang Kecamatan Cipayung


Wali Kota Jakarta Timur Bambang Musyawardana menghadiri pembukaan acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Cipayung tahun 2018, Senin (5/3), di ruang Aula Kantor Kecamatan Cipayung. Dari 56 Rw terhimpun 865 usulan dengan total Anggaran Rp 226.805.656.466.

Tercatat 13 usulan ditolak dengan jumlah anggaran Rp.  667.294.444, untuk anggaran 2018 terdapat 53 usulan, menyerap anggaran sebesar Rp. 1.232.391.334, sedangkan usulan yang diteruskan untuk tahun 2019 sebanyak 799 dengan jumlah anggaran Rp. 224.905.979.688.

" Dari hasil Musrenbang Kelurahan terdapat 10.544 usulan, hasil validasi Musrenbang Kelurahan adalah sebagai berikut ditolak sebanyak 974 usulan (9.2%), dengan prakiraan anggaran Rp 235.3 Milyar, yang teranggarkan untuk dikerjakan pada Tahun 2018 sebanyak 1870 usulan (17.7%), dengan prakiraan kebutuhan anggaran sebesar Rp 197.3 Milyar. Dan yang diteruskan ke Musrenbang Kecamatan sebanyak 7700 usulan (atau 73%), dengan prakiraan kebutuhan anggaran sebesar Rp 1.8 Triliun " Ujar Wali Kota dihadapan anggota DPRD Provinsi DKI Jakarta Misan Syamsuri saat membacakan sambutan.

Jumlah usulan dalam Musrenbang Kecamatan Cipayung sebanyak 865 usulan dengan jumlah total anggaran Rp 226.805.656.466, menururt Wali Kota Sudin Sumber Daya Air Jakarta Timur,  Sudin Bina Marga, Sudin Perindustrian dan Energi masih menjadi prioritas, “ Saya memberikan apresiasi kepada warga se-Kecamatan Cipayung yang memberikan usulan non fisik seperti pelatihan, untuk usulan pembangunan fisik karena lahan di Cipayung masih banyak yang kosong warga mengusulkan di Rw. 03 Kelurahan Setu dibangun Tempat Pembuangan Sampah, rencanaan akan dilakukan pada tahun 2019 " jelasnya.

“ Pada kesempatan ini, saya ingin menyampaikan arahan Gubernur, beliau menghimbau agar warga, baik masyarakat maupun pihak swasta, untuk aktif berpartisipasi dalam membangun dan memajukan Kota Jakarta, mulai tahun ini ada mekanisme yang dinamakan mekanisme filantropi dimana warga, pihak swasta ataupun pemangku kepentingan lainnya dapat ikut menyumbang atau mendanai usulan kegiatan dan prosesnya akan terekam pada sistem e-Musrenbang “

 Wali Kota berharap keseluruhan proses Musrenbang sebagai Gerakan Bersama antara warga dan Aparatur, “ Kita wajib berinteraksi, bermusyawarah serta bertanggung jawab menyelesaikan masalah di tempat tinggal kita ".  

Anggota DPRD Misan Syamsuri dalam keterangannya mengatakan, Kegiatan Musrenbang merupakan aspirasi warga mengenai pengajuan usulan prioritas di wilayahnya, baik pembangunan fisik maupun non fisik, saat ini baik di pemerintah ataupun di DPRD proses pembangunan dimulai dari bawah, " Kami hanya membuat perencanaan dilaksanakan tahun ini atau tahun depan ".

Camat Cipayung Iin Muthmainah menjelaskan terkait pembangunan Tempat Pembuangan Sampah (TPS)  “ Kami membutuhkan tempat pembuangan sampah ramah lingkungan sehingga  menjadi percontohan di wilayah lain, saat ini belum punya jadi kita mengusulkan  lokasi di RW 03 Kelurahan Setu, yang lahannya milik Suku Dinas Kehutanan, tempatnya strategis dekat jalan tol, jadi mempermudah truk sampah melintas, mudah-mudahan bisa terealisasikan pada tahun 2019 mendatang " katanya.

Bagikan
Cetak

Berita Terkait

Web Statistik




Jumlah Pengunjung Website