Berita

Kota Administrasi Jakarta Timur


img


Berita Resmi Pemkot Jakarta Timur
9175

141.427 Bidang Tanah Di Jaktim Akan Disertifikasi Pada Tahun 2018


Sebanyak 141.427 bidang tanah di Jakarta Timur, akan disertifikat oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) melalui program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) tahun 2018. Program ini akan digelar di 47 kelurahan yang tersebar di tujuh kecamatan, yaitu Kecamatan Cakung, Jatinegara, Pulogadung, Makasar, Duren Sawit, Cipayung dan Ciracas. Sementara lahan yang disertifikat ini adalah milik pemerintah daerah/pusat maupun milik masyarakat.

Kepala Seksi Pengadaan Tanah BPN Jakarta Timur, Bambang Pamungkas mengatakan, PTSL ini program nasional yang dilakukan serempak di Indonesia. Untuk menyukseskan program ini, pihaknya akan mendirikan posko layanan bersama di 47 kantor kelurahan dan tujuh kecamatan. Mereka akan didampingi petugas kelurahan setempat, untuk melayani warga yang mengurus sertifikat rumahnya masing-masing.

“Program PTSL 2018 ini kita targetkan ada 141.527 bidang tanah yang akan disertifikat, baik milik pemerintah maupun masyarakat. Pengurusan sertifikat ini gratis karena biaya telah ditanggung APBD DKI,” kata Bambang, usai menghadiri rapat teknis persiapan pelaksanaan pensertifikatan tanah melalui program PTSL 2018 di kantor Walikota Jakarta Timur, Kamis (8/3).

Menurutnya, warga maupun SKPD/UKPD pemilik lahan diminta menyiapkan berkas kepemilikan tanah yang akan disertifikat. Kemudian untuk biaya pajak bumi dan bangunan (PBB),  bea perolehan hak atas tanah dan bangunan (BPHTB), surat setoran pajak (SSP), foto copy berkas dan meterai ditanggung pemilik lahan.

Wali Kota Jakarta Timur, Bambang Musyawardana mengatakan, sudah menginstruksikan Lurah dan Camat terkait untuk menyukseskan program PTSL ini. Bahkan setiap kelurahan diminta menyiapkan posko bagi petugas yang akan menangani PTSL. Rencananya program ini akan dilaunching dalam waktu dekat ini oleh Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan bersama Menteri Agraria Tata Ruang dan Badan Pertanahan Nasional, Sofyan Djalil, di kantornya.

“Program PTSL ini sudah kita sosialisasikan pada masyarakat dan seluruh SKPD/UKPD. Pembentukan satgasnya juga sudah dan sekarang tinggal menunggu launching-nya oleh Gubernur. Pekan depan kita akan matangkan dalam rapat pembahasan PTSL,” kata Bambang.

Sementara itu Kepala Suku Badan Pengelola Aset Daerah, Ireni mengatakan, pihaknya akan inventarisir aset mana saja yang sudah Clean and Clear, setelah itu langsung akan dibuatkan sertifikatnya untuk aset tersebut.

“Kita akan kerja sama dengan Bagian Tata Pemerintahan siapkan Tim khusus bersama BPN RI untuk mendata wilayah masing-masing Kelurahan serta bekerjasam dengan Suku Dinas yang mempunyai aset pemerintah,"ujar Ireni.

Ireni menambahkan, pada bulan Maret sampai April 2018 akan dilaksanakan pelengkapan dokumen, pada bulan Mei dilakukan cek ke lapangan. “Pada bulan Juni langsung dimulai persertifikatan seluruh aset yang sudah terdata," tukasnya.

Bagikan
Cetak

Berita Terkait

Web Statistik




Jumlah Pengunjung Website