Berita

Kota Administrasi Jakarta Timur


img


Berita Resmi Pemkot Jakarta Timur
265

Walikota Buka Kompetisi Seni Nuansa Religi Di GOR Otista


Dalam rangka meningkatkan kreasi dan apresiasi seni bernuansa Religi di kalangan masyarakat, sanggar-sanggar dan organisasi kesenian, Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur melalui Suku Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jakarta Timur mengadakan kegiatan Apresiasi dan Kompetisi Seni Nuansa Religi tahun 2017 di Gelanggang Olah Raga Remaja (GOR) Otista, Kelurahan Bidara Cina, Kecamatan Jatinegara, selama dua hari, tanggal 12-13 September 2017. Kegiatan yang dibuka Walikota Jakarta Timur Bambang Musyawardana, Selasa (12/9), melombakan seni Qasidah, Nasyid, Akustik dan Hadroh yang diikuti 78 grup dari 10 kecamatan di Jakarta Timur.

Tampak hadir pada acara pembukaan, Kepala Suku Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jakarta Timur Iwan Henry Wardhana, para Camat dan Lurah di Jakarta Timur.

Dalam sambutannya Walikota mengatakan, pihaknya selalu berupaya mengadakan kegiatan-kegiatan atau program yang mencerdaskan dengan memberi kesempatan kepada remaja atau generasi muda serta masyarakat untuk lebih menghayati nilai-nilai seni dan menghargai keseniannya, Maka menurutnya, pembinaan melalui kegiatan kompetisi seperti yang digelar Sudin Pariwisata dan Kebudayaan Jakarta Timur ini sangat penting.

“Pembinaan seni nuansa religi telah dilaksanakan secara berkesinambungan untuk dapat meningkatkan teknis keterampilan, penampilan secara maksimal dan mendorong kreativitas agar dapat menghasilkan suatu sajian pergelaran yang layak tampil, layak tonton dan akhirnya layak jual,” ujarnya.

Menurutnya, maksud dan tujuan dari kegiatan ini yaitu memberikan kesempatan sebanyak-banyaknya kepada para pelaku seni, meningkatkan keterampilan kepada pelaku seni dan menumbuhkembangkan seni bernuansa religi. “Selain itu lewat kegiatan ini juga untuk memberikan hiburan segar bagi masyarakat dan membangun budaya seni bernuansa religi untuk mengantisipasi pengaruh budaya asing,” ujar Walikota.

Dirinya pun berharap, kegiatan ini juga dapat lebih meningkatkan keimanan, ketaqwaan kepada Allah SWT serta mampu beradaptasi dalam era kompetisi dan persaingan global. “Kepada pada peserta lomba supaya dapat mengikuti kegiatan ini dengan tertib dan bersemangat, sesuai dengan aturan yang ada dan jalinan silaturahmi semakin erat antar group dan sanggar Jakarta Timur," tandasnya.

Kepala Suku Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jakarta Timur Iwan Henry Wardhana menjelaskan bahwa kegiatan ini adalah aalah satu kegiatan tahunan yang diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta. Jakarta Timur tambahnya, menampilkan grup-grup yang terbaik dari beberapa wilayah Kecamatan untuk hadir dan berkompetisi secara sehat.

"Mudah-mudahan yang menjadi juara 1, 2 dan 3 bisa tampil ditingkat Provinsi sekaligus memperoleh yang terbaik untuk kejayaan Jakarta Timur. Untuk kedepannya, kita perkecil lagi jarak usianya 25 tahun ke bawah supaya dapat berkompetisi secara sehat ditingkat generasi mudanya sekaligus penebalan iman untuk warga Jakarta." tutur Iwan.

 

Bagikan
Cetak