Berita

Kota Administrasi Jakarta Timur


img


Berita Resmi Pemkot Jakarta Timur
468

Walikota Teken BAST Dua Bidang Lahan Kewajiban PT Laris Manis Utama


Walikota Jakarta Timur Bambang Musyawardana bersama Direktur Utama PT. Laris Manis Utama Eddy Simon menandatangani  Berita Acara Serah Terima (BAST) dua bidang lahan yang menjadi kewajiban PT Laris Manis Utama,  di Ruang Rapat Khusus Walikota Lantai 2 Blok A Kantor Walikota Jakarta Timur, Jumat (17/11). Hadir pada acara ini  Camat Cakung Alamsyah, Lurah Rawa Terate Cairussalam, perwakilan dari Bagian Penataan Kota dan Lingkungan Hidup danKantor BPN Jakarta Timur.

Adapun dua bidang lahan yang diserahkan PT Laris Manis Utama ke Pemprov DKI Jakarta yaitu, berupa Tanah Marga Jalan (Mjl) seluas 414 Meter Persegi dan Jalur Hijau seluas 45 Meter persegi dengan total nilai Rp 3.820.257.000. Terhitung dari 23 Desember 2016 sampai dengan 19 Oktober 2017, 11 Perusahaan telah menyerahkan kewajibannya dalam Berita Acara Serah Terima (BAST) di Kota Administrasi Jakarta Timur dengan jumlah total nilai Rp 635.571.988.615.

“Kegiatan BAST ini merupakan yang ke 12 kalinya terhitung hari ini dilaksanakan dan jika digabung dengan hari ini dengan nilai sekitar Rp 700 Miliar yang sudah diserahkan kepada Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur," kata Walikota.

Secara khusus dirinya menyampaikan terima kasih kepada PT Laris Manis Utama yang sudah menyerahkan kewajibannya berupa tanah kepada Pemkot Jakarta Timur.

"PT Laris Manis Utama diharapkan melaksanakan pengamanan terhadap bidang tanah yang diserahkan selama 3 tahun sejak ditandatanganinya BAST ini berupa pemasangan papan plang kepemilikan aset atas nama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta,” kata Walikota.

Selain itu juga diharapakan PT Laris Manis Utama menyelesaikan proses persertifikatan atau balik nama sertifikat tanah atas nama Pemerintah Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta paling lambat 1 tahun setekah BAST ditandatangani.

Sementara itu Direktur Utama PT Laris Manis Utama Eddy Simon mengatakan,pihaknya menyerahkan dua bidang tanah kepada Pemprov DKI Jakarta. “Yang pertama seluas 45 meter persegi dan yang kedua seluas 414 meter persegi. Semoga setelah penyerahan ini dapat dimanfaatkan kembali untuk kepentingan masyarakat," ujarnya.

Simon berharap pihak BPN dapat membantu mempercepat proses balik nama sertifikat tanah atas nama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Bagikan
Cetak

Berita Terkait

Web Statistik




Jumlah Pengunjung Website