Berita

Kota Administrasi Jakarta Timur

Info
Selamat Datang Di Website Resmi Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur. Semoga Informasi Yang Kami Sajikan Memberi Manfaat Untuk Anda Dan Menjembatani Kami Dengan Anda.
Info



Berita Resmi Pemkot Jakarta Timur
280

Menjelang Tahun Baru Wali Kota Monitoring Pengawasan Ketahanan Pangan Terpadu Di Pasar Kramat Jati


Menjelang Tahun Baru Wali Kota Administrasi Jakarta Timur melakukan monitoring dan pengawasan ketahanan pangan terpadu sejumlah bahan pokok di pasar tradisional Kramat Jati, Kamis (27/12).

Dari hasil monitoring produk pertanian, peternakan dan perikanan tersebut ditemukan daging sapi yang busuk yang masih dijual dari hasil sampel sejumlah bahan pangan yang diuji oleh Suku Dinas Kelautan Perikanan, dan Ketahanan Pangan, serta Badan Pengawasan Obat dan Makanan.

Selain pengambilan sampel pihak Pemkot Jakarta Timur juga mengecek sejumlah harga pangan yang mengalami kenaikan, diantaranya, daging ayam naik Rp. 5.000 hingga Rp. 10.000, cabe merah naik Rp. 5.000 hingga Rp. 10.000, telur naik Rp. 3.000,  daging sapi dan daging kambing stabil, sedangkan harga beras turun dari Rp. 9.000 menjadi Rp. 8.500    

“Hari ini saya bersama tim gabungan tingkat Kota Jakarta Timur melakukan monitoring pasar memastikan pasokan, pendistribusian serta kualitas dan kuantitas. Bahan-bahan pokok yang naik dikarenakan supplynya kurang otomatis harganya tinggi” kata Wali Kota usai meninjau lokasi pasar tradisional.

Dirinya menjelaskan terkait hasil sampling, beberapa bahan makanan yang diambil untuk dites ternyata aman, namun terdapat daging sapi yang sudah busuk. “Saya menghimbau kepada masyarakat untuk hati-hati membeli bahan-bahan makanan seperti daging sapi karena daging busuk kelihatan warnanya agak berubah kebiru2an. Jadi kalo beli daging harus dilihat warnanya yang segar”.

“Untuk pasokan pangan aman hingga akhir tahun, jadi tidak usah khawatir. Kita akan terus melakukan pemantauan menjaga kestabilan harga di wilayah Jakarta Timur,"ujar Wali Kota.

Sementara itu, Direktur Utama PD Pasar Kramat Jati Arief Nasrudin mengatakan, kegiatan monitoring ke pasar tradisional bertujuan mengantisipasi dan menstabilkan harga semua pangan menjelang natal dan tahun baru.

“Antisipasi ini sudah kami lakukan dari dua bulan lalu baik oleh Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah, tim satgas pangan memang sudah gerilya dari dua bulan sebelumnya, Alhamdullillah beras juga saat ini kita lihat harganya stabil, “papar Arief.

Dirinya berharap para pedagang jangan menaikan harga menjelang tahun baru. “Kalau mau naik, naik yang wajar jangan sampai masyarakat terbebani, hari ini pak wali dan kami disini untuk melihat kondisi dipasar, semua normal dan terkendali sesuai dengan arahan pak Gubernur untuk nyatakan kalau pangan itu aman,"tandas Arief.

Bagikan
Cetak

Berita Terkait

Web Statistik




Jumlah Pengunjung Website