Berita

Kota Administrasi Jakarta Timur

Info
Selamat Datang Di Website Resmi Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur. Semoga Informasi Yang Kami Sajikan Memberi Manfaat Untuk Anda Dan Menjembatani Kami Dengan Anda.
Info


KIP


Berita Resmi Pemkot Jakarta Timur
64

Pimpin PSN 3M Plus, Wali Kota Imbau Sekolah Harus Bebas Jentik Nyamuk


Wali Kota Administrasi Jakarta Timur M. Anwar memimpin kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) Menguras, Menutup, Mengubur, Plus segala bentuk pencegahan lainnya (3M Plus) di Sekolah Madrasah Ibtidaiyah (MI) Al - Khayriyah Jalan Pengarengan RT 006/RW 006 Kelurahan Jatinegara, Kecamatan Cakung, Jumat (15/3/2019).

Kegiatan tersebut merupakan upaya Pemerintah Kota Jakarta Timur dalam rangka memberikan edukasi pada warga demi menekan merebaknya wabah Demam Berdarah Dengue (DBD).

PSN 3M Plus di Kelurahan Jatinegara sendiri dilakukan fogging atau pengasapan fokus terhadap ruang kelas belajar siswa MI Al – Khayriyah. Selanjutnya, Wali Kota didampingi oleh Kader Juru Pemantau Jentik (Jumantik) meninjau langsung ke rumah warga yang disinyalir tempat bersarangnya nyamuk.

Wali Kota memperingati warga agar tidak ada jentik nyamuk di sekolah. Ia menyebutkan, penderita DBD di Kelurahan Jatinegara ini sebagian adalah anak-anak usia sekolah.

“Diketahui, sebagian besar penderita DBD adalah anak-anak. Untuk itu kita lakukan hari ini PSN di sekolah,” kata Anwar.

Menurutnya, peran serta masyarakat merupakan komponen utama dalam pengendalian DBD, mengingat jentik nyamuk ada di sekitar permukiman warga hingga gedung sekolah.  Kelompok anak sekolah merupakan bagian kelompok masyarakat yang dapat berperan strategis.

Maka dari itu, lanjut Anwar, perlunya meningkatkan Siswa Pemantau Jentik (Sismantik) diseluruh sekolah. Peran Jumantik dan Sismatik dalam membantu menurunkan kepadatan vektor nyamuk bersama dengan turunnya kasus DBD.

Sementara itu, di Jakarta Timur tercatat pada Januari – Maret 2019 ada 800 kasus DBD. Melihat data tersebut, Anwar mengimbau warga untuk menjadi Jumantik Mandiri di rumah masing-masing dan menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat.

“Yang menjadi perhatian kita, PHBS lah yang menjadi solusi terbaik. Untuk itu saya minta para seluruh Kader Jumantik dan PKK (Pembinaan Kesejahteraan Keluarga) agar senantiasa mensosialisasikan Jumantik Mandiri bagi seluruh warga hingga sekolah,” tandasnya.

Bagikan
Cetak

Berita Terkait

Web Statistik




Jumlah Pengunjung Website