Berita

Kota Administrasi Jakarta Timur



KIP


Berita Resmi Pemkot Jakarta Timur
454

Wakil Wali Kota Minta Pelaku Usaha Loksem&Lokbin Ikut BPJS Ketenagakerjaan


Wakil Wali Kota Administrasi Jakarta Timur Uus Kuswanto membuka Focus Group Discussion (FGD) bersama BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) Ketenagakerjaan Kota Jakarta Timur di Ruang Rapat Kecapi VI Hotel Santika Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta Timur , Selasa (18/6/2019).

Pertemuan tersebut membahas mengenai berbagai program jaminan ketenagakerjaan untuk seluruh pelaku usaha di Lokasi Binaan (Lokbin) dan Lokasi Sementara (Loksem) di wilayah Kota Jakarta Timur untuk wajib menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.

“Ini merupakan upaya Pemkot (Pemerintah Kota)Jakarta Timur dalam melindungi dengan jaminan bagi pelaku usaha Loksem dan Lokbin diseluruh Jakarta Timur,” ujar Uus.

Langkah tersebut dilakukan berdasarkan Surat Edaran Walikota Kota Administrasi Jakarta Timur Nomor 39/SE/2018 tentang Kewajiban Pelaksanaan Program Jaminan Sosial Melalui Program Jaminan Sosial Pada BPJS Ketenagakerjaan.

Ia mengapresiasi berbagai program jaminan BPJS Ketenagakerjaan sangat bermanfaat. Dengan itu, penting sosialisasi keseluruh pelaku usaha loksem dan lokbin di Jakarta Timur agar lebih sadar dan paham tentang jaminan sosial.

“Ini komitmen kita dalam mensejahterakan masyarakat, terutama dalam jaminan kecelakaan kerja dan jaminan hari tua kelak,” paparnya.

Sementara itu Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Cabang Rawamangun, Deni Yusyulian mengungkapkan terimakasih banyak atas dukungan Pemerintah Kota Jakarta Timur, karena terus mensosialisasikan berbagai program BPJS Ketenagakerjaan. Salah satunya adalah jaminan bagi perlindungan pelaku usaha Loksem dan Lokbin di seluruh Kota Jakarta Timur.

"Kami berterimakasih atas bantuan yang diberikan oleh Pemkot Jaktim. Tentunya, keperdulian ini upaya pemerintah kota yang sesuai dengan visi misi Gubernur dalam memajukan kotanya bahagia warganya," ujar Deni.

BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Timur mencatat sudah ada 1.200 peserta dari 10.000 pelaku usaha yang sudah terdaftar sebagai peserta jaminan sosial. Adapun rinciannya untuk Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Hati Tua dengan besaran premi Rp 63.000,-

Bagikan
Cetak

Berita Terkait

Web Statistik




Jumlah Pengunjung Website