Berita

Kota Administrasi Jakarta Timur



KIP


Berita Resmi Pemkot Jakarta Timur
1550

Cegah Hipertensi, Camat Pulogadung Gencarkan Pembentukan Posbindu


Puskesmas Kecamatan Pulogadung menggelar Pelatihan Pengelola Advokasi Kesehatan untuk petugas Promosi Kesehatan (Promkes) di Aula Serbaguna Lantai IV Kantor Kecamatan Pulogadung, Senin (8/7/2019).

Pelatihan Pengelola Advokasi Kesehatan untuk Petugas Promosi Kesehatan dibuka oleh Camat Pulogadung Bambang Pangestu dan diikuti oleh para Ketua RW dan Lembaga Masyarakat Kelurahan (LMK) Kecamatan Pulogadung.

Kegiatan ini diadakan dalam rangka komitmen bersama guna pembentukan kegiatan Pos Pembinaan Terpadu (Posbindu) yang akan digencarkan yaitu `Satu RW, Satu Posbindu`.

Adapun tujuannya sebagai strategi salah satu upaya promotif kesehatan berbasis masyarakat dalam menanggulangi Penyakit Tidak Menular (PTM) yang kian semakin menghawatirkan diantaranya hipertensi, diabetes, obesitas bahkan penyakit jantung.

Bambang mengapresiasi kegiatan tersebut sekaligus sebagai pembentukan Posbindu Penyakit Tidak Menular (PTM) di setiap RW. Tujuannya untuk meningkatkan peran serta masyarakat dalam pencegahan dan penemuan dini risiko faktor PTM.

“Kita apresiasi dan dukung program ini, dengan adanya posbindu ditiap RW tentunya akan mencegah resiko penyakit tidak menular di masyarakat,” kata Bambang.

Menurutnya, sasaran Posbindu PTM mencakup masyarakat usia 15 tahun ke atas, baik itu dengan kondisi sehat maupun yang berisiko kasus PTM. Posbindu PTM merupakan salah satu upaya kesehatan yang berbasis masyarakat dan bersifat promotif preventif.

“Dengan komitmen ini kita akan gencarkan. Saat ini dari 94 RW baru 17 RW (mengikuti Posbindu PTM), untuk itu kita akan segera pastikan kalo di Kecamatan Pulogadung tersedia Posbindu di tiap masing-masing RW,” paparnya.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Kecamatan Pulogadung Heri Sianto mengungkapkan bahwa pembentukan Posbindu PTM di tiap RW membutuhkan kerjasama dukungan dari lintas sektoral.

Dengan itu, kerjasama lintas sektor berkomitmen dapat terus memberikan pengawalan dalam pembentukan Posbindu PTM di tiap masing-masing RW seluruh Kecamatan Pulogadung.

“Minimal di tiap RW harus ada minimal satu Posbindu PTM. Maka dengan demikian masyarakat bisa melakukan deteksi dini dan pencegahan  faktor risiko penyakit tidak menular,” pungkasnya.

Bagikan
Cetak

Berita Terkait

Web Statistik




Jumlah Pengunjung Website