Berita

Kota Administrasi Jakarta Timur



KIP


Berita Resmi Pemkot Jakarta Timur
360

Hari Anak Nasional, Wali Kota Jaktim Kampanyekan Stop Kekerasan Pada Anak


Wali Kota Administrasi Jakarta Timur M. Anwar membuka kegiatan Hari Anak Nasional dengan Tema Nagari Anak 2019, di Taman Benyamin Suaeb, Keluarahan Rawa Bunga, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, Sabtu (24/8/2019).

Pembukaan Hari Anak Nasional ditandai dengan membunyikan angklung bersama yang dipimpin oleh Wali Kota.

Kegiatan Hari Anak Nasional diadakan oleh Forum Anak Jakarta yang didukung Wahana Visi Indonesia serta Dinas Pemberdayaan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk Provinsi DKI Jakarta.

Peringatan Hari Anak Nasional berlangsung selama dua hari yaktni 24-25 Agustus 2019. Adapun peserta terdiri dari anak penyandang disabilitas, siswa SMP dan SMA.

Mereka merayakan Hari Anak Nasional dengan mengikuti sejumlah kegiatan, seperti pentas seni, simulasi kota layak anak dengan ide dari anak, diorama dengan tema anak berhadapan dengan hukum.

“Saya selaku Wali Kota Jakarta Timur tentunya berterima kasih dengan Wahana Visi dan Forum Anak Jakarta, yang sudah menjadi pendamping untuk para anak. Tentunya kegiatan ini merupakan wadah bagi para anak untuk menunjukan keinginannya dan aspirasinya,” pungkas Wali Kota.

Ia menyebutkan, dengan peringatan Hari Anak Nasional ini tak lepas dengan upaya pelaksanaan Kota Layak Anak. Untuk menjadikan Jakarta Timur sebagai Kota Layak Anak tentunya dibutuhkan keterlibatan semua pihak termasuk Forum Anak maupun kelompok anak.

“Dalam melindungi anak semua harus bergerak bersama, bukan hanya tugas pemerintah atau orang tua saja. Tetapi ini adalah tugas kita semua untuk menghapuskan kekerasan terhadap anak dan harus dikampanyekan terus menerus,” tegas Anwar.

Sementara Irene Marbub, selaku direktur operasional Wahana Visi menyebutkan peringatan Hari Anak Nasional tersebut diikuti oleh 1.500 anak dari wilayah Jakarta Timur dan Jakarta Utara.

"Nantinya para anak ini mengikuti semua rangkaian kegiatan seperti, simulasi kota layak anak dengan ide dari anak dan diorama singkat dengan tema anak berhadapan dengan hukum," tutur Irene.

Fili Oki Saputra, Ketua Panitia Nagari Anak 2019 menjelaskan, alasan pengusungan Nagari Anak 2019 lantaran mengangkat semangan partisipasi anak dalam Kota Layak Anak. Sehingga, setiap detil dan konsep acara dibuat dan dilakukan oleh anak-anak.

“Kami, anak Jakarta, memiliki mimpi agar Jakarta menjadi kota yang ramah anak, mimpi-mimpi tersebut kami wujudkan dalam kegiatan Nagari Anak. Melalui bentuk pos-pos inspiratif yang berisi bentuk ideal Jakarta layak anak dan ramah anak versi kami,” pungkas Fili.

Bagikan
Cetak

Berita Terkait

Web Statistik




Jumlah Pengunjung Website