Berita

Kota Administrasi Jakarta Timur



KIP


Berita Resmi Pemkot Jakarta Timur
584

Wali Kota Jaktim Serahkan Bantuan Bedah Rumah Dhuafa Rp 440 Juta


Wali Kota Administrasi Jakarta Timur M. Anwar memimpin peletakan batu pertama Dedah Rumah Dhuafa di Jalan Kamper Nomor 3 RT 010/RW 06 Kelurahan Utan Kayu Selatan, Kecamatan Matraman, Jakarta Timur, Jumat (30/8/2019). Peletakan batu bedah rumah dhuafa juga dirangkai dengan pemberian satu kaki palsu untuk penyandang disabilitas.

Pembangunan Bedah Rumah Dhuafa dilakukan secara serentak di empat Kecamatan Kota Jakarta Timur. Tercatat, sebanyak delapan rumah dibedah dengan jumlah biaya sebesar Rp 400 juta, dengan masing-masing menerima sebesar Rp 50 juta.

Sedangkan, dua rumah dhuafa yang direnovasi sebesar Rp 40 juta melalui dana program Dana Pos Zakat Fakir Miskin yang dikelola oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi DKI Jakarta Wilayah Kota Administrasi Jakarta Timur.

Wali Kota mengatakan, program bantuan Bedah Rumah Dhuafa ini merupakan kegiatan rutin Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam memberikan hunian yang layak bagi masyarakat kurang mampu. Tentunya, bantuan ini dalam bentuk proses pengerjaan yang diawasi oleh pihak terkait mulai dari perangkat RW maupun kelurahan.

“Saya terima kasih pada Pak RW sudah menunjuk rumah yang bener-benar layak untuk dilakukan bedah rumah. Seperti yang tadi dilakukan peletakan batu pertama milik Pak Kustriadi (52) yang berukuran 8,5 x 2 meter,” kata Wali Kota.

Ia pun menilai, dengan luas tanah itu mana mungkin tanpa dilakukan perbaikan terhadap bangunan. Dan, ini dilakukan atas dasar gotong royong bersama dari umat untuk umat, dengan berkolaborasi seluruh elemen masyarakat dalam memajukan kotanya dan bahagia warganya.

“Masuknya aja kita harus menunduk. Harapan saya ke depan, bedah rumah ini tepat sasaran dan sesuai dengan harapan. Sehingga lurah dan RW juga harus melakukan monitoring (pemantauan) dalam penyelesaian pembangunanya,” tambahnya.

Sementara itu, istri Kustriadi, Eni mengungkapkan rasa syukur adanya bantuan yang diberikan. Ia tak menyangka akan menerima bantuan tersebut, karena selama ini selalu waspada bila rumahnya rubuh sewaktu-waktu.

“Saya ucapkan terima kasih kepada Baznas dan Pemrov DKI Jakarta. Saya cuma khawatir kalau sewaktu-waktu ambruk kena cucu saya. Di sini bapak enggak kerja karena sakit, yang kerja anak saya doang satu. (Anak) satunya (lagi) punya anak. Jadi, sekali lagi saya ucapkan terima kasih," ungkap Eni.

Selain itu, pelaksana harian (Plh) Kepala BAZNAS DKI Jakarta Wilayah Kota Administrasi Jakarta Timur Ahmad Amminudin bahwa, Bedah Rumah Dhuafa ini ditargetkan sebanyak 150 bantuan diberikan pada tahun 2019 dengan bekerjasama PT. Jaya Konstruksi.

Insya Allah, tahun ini kita lampaui target yang diharapkan. Tentunya, diharapkan agar para RT/RW hingga lurah dapat membantu pengawasan pembangunanya,” tandas Ahmad.

Sekedar diketahui, kegiatan bantuan Bedah Rumah Dhuafa juga diawali dengan aksi Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN). Hal tersebut guna memberikan edukasi bagi masyarakat dalam menjaga Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di lingkungan masing-masing.

Bagikan
Cetak

Berita Terkait

Web Statistik




Jumlah Pengunjung Website