Berita

Kota Administrasi Jakarta Timur



KIP


Berita Resmi Pemkot Jakarta Timur
693

Peringati HPSN, Jajaran SKPD & UKPD Jakarta Timur Kumpulkan 429 Kilogram Sampah Daur Ulang


Jajaran Unit Kerja Perangkat Daerah (UKPD) dan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang bertempat kerja di gedung Pemerintahan Wali Kota Administrasi Jakarta Timur berpartisipasi dalam peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2019.

Mereka mengumpulkan sampah daur ulang di lapangan gedung Pemerintahan Wali Kota Administrasi Jakarta Timur, Jumat (1/3/2019). Sejumlah sampah dari masing-masing jajaran telah dibungkus dalam kantong plastik hitam dan dilabeli keterangan asal sampah.

“Tadi sampah yang dikumpulkan dan bisa didaur ulang di taruh ke bank sampah Sudis LH (Suku Dinas Lingkungan Hidup) di Pinang Ranti akan ditimbang dan diolah. Tadi tidak sampai satu ton,” kata Asisten Perekonomian, Pembangunan dan Lingkungan Hidup Jakarta Timur Sofyan Thahir.

Pada pengumpulan kali ini terkumpul 429 kilogram sampah daur ulang dari 29 UKPD dan SKPD. Sampah terberat didapat dari Suku Bagian Penataan Kota dan Lingkungan Hidup seberat 70 kilogram, sedangkan terendah berasal dari Suku Dinas Cipta Karya, Tata Ruang dan Pertanahan seberat 1,5 kilogram.

Adapun sampah daur ulang yang dikumpulkan berupa karton, kertas, kemasan plastik dan lainnya. Selanjutnya sampah ditimbang, diangkut ke truk Suku Dinas Lingkungan Hidup dan kemudian dibawa ke Bank Sampah Induk Lingkungan Berseri di Kelurahan Pinang Ranti.

Tak hanya pengumpulan sampah daur ulang tetapi juga pembuatan lubang biopori atau resapan air di taman gedung Wali Kota Jakart Timur dalam peringatan HPSN.  

Dalam kesempatan tersebut, turut dihadiri oleh Kepala Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Timur Budi Mulyanto dan Wakil Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Djafar Muchlisin, serta perusahaan dan sponsor yang ikut berpartisipasi.

Kegiatan HPSN mendapat dukungan dari para sponsor dan perusahaan berupa sejumlah peralatan pendukung lingkungan hidup. Diantaranya yaitu dari PT Antam (5 mesin bor dan 100 pohon langka), Bank DKI (200 tumbler atau botol minum dan apresiasi untuk 3 pengumpul sampah), Bank BNI 46 (10 spanduk dan apresiasi untuk bank sampah).

Ada pula dukungan dari PT. JIEP Pulogadung (10 spanduk dan 200 goodybag), PT. Bintang Toedjoe (200 tumbler), BPJS Ketenagakerjaan (200 mug dan 500 selebaran) dan Gereja Keluarga Kedus Rawamangun (1 mesin bor Biopori dan sedotan stainless).

Sementara itu, Wakil Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Djafar Muchlisin menyebutkan pengumpulan sampah yang dilakukan kali ini merupakan program pengurangan sampah dari sumber. Masyarakat memilah sampah yang bisa di daur ulang atau tidak bisa di daur ulang dan untuk dimanfaatkan kembali.

“Kita lakukan sosialisasi, kerja bakti sampah, bazar hasil daur ulang sampah berbagai kreatifitas dan mitra yang peduli lingkungan. Bahwa sampah itu bukan hanya sesuatu yang tidak berguna tapi bisa jadi sesuatu yang produktif,” kata Djafar.

Bagikan
Cetak

Berita Terkait

Web Statistik




Jumlah Pengunjung Website