Berita

Kota Administrasi Jakarta Timur



Berita Resmi Pemkot Jakarta Timur
325

Asminra Terima Kunjungan Tim Verifikasi LSS Tingkat Provinsi DKI Jakarta Di SDN 01 Malaka Jaya


Asisten Kesejahteraan Rakyat Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur, Ari Sonjaya, menerima kunjungan tim penilai lomba sekolah sehat (LSS) tingkat Provinsi DKI Jakarta Tahun 2018 yang dipimpin dipimpin Ida Nurbani, di SDN 01 Malaka Jaya, Kelurahan Malaka Jaya, Kecamatan Duren Sawit, Selasa (9/10).

SDN 01 Malaka Jaya Jakarta merupakan salah satu Sekolah Dasar terbaik dari hasil seleksi di 10 Kecamatan Se Jakarta Timur dalam penilaian kegiatan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) Tingkat Kota Jakarta Timur tahun 2017, yang tertuang dalam Keputusan Walikota Nomor 176 tentang penetapan hasil penilaian lomba sekolah sehat tingkat kota Administrasi Jakarta Timur.

Ari Sonjaya, mengatakan, SDN 01 Malaka Jaya ini layak maju mewakili Jakarta Timur dalam Lomba Sekolah Sehat Tingkat Provinsi DKI Jakarta setelah berhasil mengalahkan 611 Sekolah Dasar yang ada diwilayah Jakarta Timur.

“Terpilihnya SDN 01 Malaka Jaya mewakili Jakarta Timur dalam lomba sekolah sehat tingkat Provinsi DKI Jakarta karena sekolah tersbut merupakan yang terbaik dari hasil seleksi yang sudah dilakukan,” paparnya.

Ari menambahkan, SDN 01 Malaka Jaya ini telah memenuhi kriteria dalam lomba sekolah sehat tingkat provinsi baik dari kondisi fisik lingkungan sekolah, tertib administrasi TP UKS yang ada di sekolah maupun di Kecamatan.

“Saya berharap, dengan adanya penilaian ini  menjadikan motivasi, untuk lebih perduli pada lingkungan sekitar sekolah serta kebanggaan memiliki sekolah sehat dilingkungan masyarakat”.  

Sementara itu, Ketua Tim Penilai LSS Tingkat Provinsi DKI Jakarta , Ida Nurbani, mengatakan, kriteria penilaian mengacu kepada instrumen yang telah dibuat oleh tim penilai LSS, namun untuk penilaian titik inovasi yang dilakukan sekolah menjadi titik utama yang difokuskan oleh tim penilai, selain itu juga dari penilaian lingkungan dan anak didik yang sehat.

“Setiap sekolah pasti memiliki inovasi yang berbeda dengan sekolah yang ada, itulah yang kita nilai dimana setiap sekolah apakah memiliki inovasi yang berbeda dengan yang lainnya,” ujar Ida.

Menurutnya, penilaian juga dilihat dari bentuk kerjasama, baik itu kerjasama antar lembaga dan CSR dalam meningkatkan program UKS di Sekolah, “Penilaian dibagi menjadi dua, 60 persen penilaian di Sekolah dan 40 persen di Kecamatan, untuk itu jika sekolah ini ingin meraih juara, kedua penilaian tersebut harus benar-benar bagus,” tukasnya.

Bagikan
Cetak

Berita Terkait

Web Statistik




Jumlah Pengunjung Website