Berita

Kota Administrasi Jakarta Timur


KIP


Berita Resmi Pemkot Jakarta Timur
285

Wali Kota Jakarta Timur Buka Kegiatan Penguatan Kota Layak Anak


Wali Kota Jakarta Timur M  Anwar membuka kegiatan penguatan Kota Layak Anak di Ruang Pola Blok A Lantai 2 kantor Walikota Jakarta Timur, Selasa (12/2/2019).

Wali Kota dalam pernyataannya menjelaskan bahwa  Pemerintah Jakarta Timur akan membenahi wilayahnya agar mendapat predikat sebagai Kota Layak Anak tingkat Nasional.

Anwar menegaskan, "Kota Administrasi Jakarta Timur tahun lalu telah berhasil meraih prestasi tingkat madya dalam lomba Kota Layak Anak, Jakarta Timur terus memperbaiki diri agar dapat meraih penghargaan yang lebih tinggi lagi."

“Tentunya saya berharap penilaian lomba, dengan melihat kondisi sesuai fakta di lapangan, contohnya seluruh bayi di Jakarta Timur sudah mempunyai akta kelahiran dan tidak ada pernikahan dibawah umur, sehingga betul-betul program Kota Layak Anak ini tepat dan memang layak diberikan kepada Kota  Administrasi Jakarta Timur,” ujar Anwar.

Kedepannya, ia berharap bisa membuat forum dengan melibatkan stakeholder, baik pengusaha, komunitas, dan masyarakatnya untuk bisa kerjasama menjadikan Jakarta Timur menjadi Kota Layak Anak.

Turut hadir dalam kegiatan ini, Deputi Bidang Tumbuh Kembang Anak Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia, Lenny N. Rosalin dan Kepala Suku Dinas Pemberdayaan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk (PPAPP) Kota Administrasi Jakarta Timur Fetty Fatimah. 

Sementara itu, Lenny N. Rosalin mengatakan, "Terkait program tersebut pihaknya telah melakukan koordinasi. Adapun koordinasi dilakukan terhadap 516 kabupaten/ kota di Indonesia dan yang telah diproses sebanyak 415 kabupaten/kota, termasuk Jakarta Timur.

“Kami mengapresiasi Wali Kota beserta jajaranya di Pemerintah Kota ini yang sudah berupaya keras dan sudah menunjukan hasil meraih penghargaan madya pada tahun lalu, tetapi pekerjaan rumah kedepan bahwa Jakarta Timur harus berbenah diri menjadi betul-betul Kota Layak Anak. Bahkan, nantinya bisa menjadi rujukan, kemana lagi belajar menjadikan Kota Layak Anak, kalau bukan belajar ke Kota Jakarta Timur,” kata Lenny.

Lenny  menjelaskan terdapat  24 indikator yang harus dipenuhi jika suatu kabupaten/ kota layak agar disebut sebagai Kota Layak Anak. Ia pun berharap agar tidak ada lagi korban kekerasan, pedofilia, eksploitasi dan penjualan anak kedepannya.

“Pastikan semua anak memiliki akta kelahiran, dan tidak ada perkawinan anak dibawah umur, semua anak sehat, dan semua anak bersekolah. Karena anak bersekolah, maka tidak ada lagi pekerja anak, tidak perkawinan anak dibawah umur,” tambahnya.

Bagikan
Cetak

Berita Terkait

Web Statistik




Jumlah Pengunjung Website