Berita

Kota Administrasi Jakarta Timur



KIP


Berita Resmi Pemkot Jakarta Timur
389

Jelang Pemilu 2019, Wali Kota Minta Tidak Ada Lagi APK Pada Masa Tenang


Sesuai dengan peraturan  KPU (Komisi Pemilihan Umum) Nomor 32 Tahun 2018 tentang tahapan, program dan jadwal penyelenggaraan Pemilu (Pemilihan Umum) Tahun 2019 akan segera memasuki masa tenang mulai tanggal 14 -16 April 2019. Hal tersebut sekaligus menandai berakhirnya masa kampanye Pemilu Tahun 2019 yang telah dimulai sejak tanggal 23 September 2018 - 13 April 2019.

Atas hal tersebut, maka sudah seharusnya seluruh Alat Peraga Kampanye (APK) Pemilu Tahun 2019 yang terpasang di seluruh wilayah Kota Administrasi Jakarta Timur harus diturunkan mulai pukul 00.01 WIB pada Minggu (14/4/2019).

Mengacu pada peraturan KPU tersebut, hari ini, Sabtu (13/4/2019) Wali Kota Administrasi Jakarta Timur M. Anwar memimpin apel persiapan penurunan APK Pemilu tahun 2019 di halaman Kantor Walikota Jakarta Timur.

Anwar, mengatakan, pelaksanaan apel tersebut merupakan sinergitas antara Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kota dan penyelenggara pemilu di Kota Administrasi Jakarta Timur dalam mensukseskan Pemilu Tahun 2019.

“Dengan hadirnya segenap stakeholder dalam apel ini, menandakan bahwa Jakarta Timur siap melaksanakan tugas diberikan oleh negara,” pungkas Anwar.

Terkait dengan hal itu, Anwar berharap setiap penurunan APK harus ada anggota dari Bawaslu (Badan Pengawas Pemilu) Kota Jakarta Timur, agar saat pencopotan APK di lapangan tidak ada miskomunikasi. Ia juga berharap adanya peran dari para stakeholder yakni TNI, Polri dan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang ikut dalam penurunan APK.

Dari sinergitas tersebut, diharapkan tidak ada lagi APK yang tertinggal dan tampak pada masa tenang kampanye jelang Pesta Demokrasi dimulai.

 “Jangan sampai ada APK yang tertinggal karena dapat menimbulkan preseden buruk bagi kinerja Aparatur Sipil Negara dan penyelenggara Pemilu,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua KPU Jakarta Timur, Wage Wardhana, berharap, pada masa tenang ini semua aktivitas kampanye agar dihentikan sesuai dengan tahapan pemilu dan semua Alat Peraga Kampanye (APK) yang ada di wilayah Kota Administrasi Jakarta Timur harus dibersihkan.

“Hari ini merupakan wujud usaha bersama untuk membersihkan APK yang ada di wilayah Kota Administrasi Jakarta Timur,” ujar Wage.

Wage, menegaskan, dalam masa tenang ini seluruh pihak agar menghormati masa tenang, dan gunakan masa tenang ini untuk merenungkan lebih dalam lagi untuk memilih pilihan yang akan diberikan amanah, “Jaga persatuan dan kesatuan, dan diharapkan Jakarta Timur ini kembali mendapatkan predikat partisipasi tertin­­­ggal di DKI Jakarta,” katanya.

Ketua Bawaslu Kota Jakarta Timur Sakhroji Sah,  mengatakan, dalam masa tenang ini memang tugas utama Bawaslu Kota adalah berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur terutama dengan Satpol PP dan para jajaran lainnya untuk ikut dalam penertiban APK. Menurutnya, dalam radius 200 meter dari TPS tidak boleh ada APK, artinya semua APK yang terpasang harus dibersihkan.

“Jadi Tanggal 17 April 2019 yang ada di wilayah Jakarta Timur harus sudah bersih, tidak ada lagi APK yang terpasang pada hari pelaksanaan pencoblosan,” kata Sakhroji.

Bagikan
Cetak

Web Statistik




Jumlah Pengunjung Website