Berita

Kota Administrasi Jakarta Timur



KIP


Berita Resmi Pemkot Jakarta Timur
565

Wakil Wali Kota Imbau Caleg Tak Langgar Aturan Kampanya Pada Masa Tenang Pemilu


Wakil Wali Kota Administrasi Jakarta Timur Uus Kuswanto memimpin penurunan Alat Peraga Kampanye (APK) Pemilu Tahun 2019 di wilayah Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur, Minggu (14/04/2019). Penurunan APK Pemilihan Umum (Pemilu) Tahun 2019 dimulai pukul 00.01 WIB yang diikuti oleh jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Kota (Forkopimko) serta unsur terkait lainya.

Adapun titik penurunan simbolis APK yang difokuskan yakni di jalan-jalan protokol antara lain mulai dari Jalan Raya Pondok Gede, Jalan Raya Bogor, Jalan Raya MT Haryono, Jalan Raya Cililitan Besar, Jalan Raya Mayjen Sutoyo dan Jalan Raya Dewi Sartika.

Kegiatan tersebut dilakukan berdasarkan Peraturan KPU (Komisi Pemilihan Umum) Nomor 32 Tahun 2018 tentang tahapan, program dan jadwal penyelenggaraan Pemilu Tahun 2019 akan segera memasuki masa tenang mulai 14 -16 April 2019. Para peserta Pemilu dilarang berkampanye dalam bentuk apapun di masa tenang. Hal tersebut sekaligus menandai berakhirnya masa kampanye Pemilu Tahun 2019 yang telah dimulai sejak tanggal 23 September - 13 April 2019.

Maka dari itu, Uus meminta agar para Calon Legislatis (Caleg) atau Partai Politik wilayah Jakarta Timur tidak melakukan pelanggaran karena berakibat pidana. 

"Bila peserta Pemilu melanggarnya, maka mereka akan dikenakan sanksi berupa ancaman pidana karena berkampanye di luar jadwal. Namun, sanksi itu hanya sebatas pidana dan tidak sampai membatalkan kepesertaannya di Pemilu 2019," ujar Uus.

Tak hanya penurunan APK selama masa tenang, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) juga akan mengawasi iklan atau kampanye di media sosial. Aturan tersebut tertuang dalam Peraturan KPU (PKPU) Pasal 53 ayat (4) PKPU (Peraturan Komisi Pemilihan Umum) Nomor 23 Tahun 2018.

Bagikan
Cetak

Web Statistik




Jumlah Pengunjung Website