Berita

Kota Administrasi Jakarta Timur



KIP


Berita Resmi Pemkot Jakarta Timur
1980

Pemkot Jaktim Buka Jalur U-Turn Depan Stasiun Buaran Lama


Kemacetan menjadi salah satu permasalahan yang ada di beberapa wilayah kota DKI Jakarta, khususnya di Jakarta Timur. Berbagai upaya sudah dilakukan oleh Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur untuk mengurangi kemacetan di beberapa titik lokasi.

Salah satu titik lokasi kemacetan di wilayah Kota Jakarta Timur yaitu berada di Jalan I Gusti Ngurah Rai imbas terkait penutupan perlintasan pintu Stasiun Cakung, sehingga dampak lalu lintas menjadi lebih macet.

Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur, dalam hal ini Suku Dinas Perhubungan (Dishub) Jakarta Timur mengerahkan 25 petugas gabungan untuk melakukkan pembukaan U-Turn (putaran) di Jalan I Gusti Ngurah Rai tepat depan Stasiun Buaran lama, Jumat (14/6/2019) sore.

Petugas gabungan kegiatan pembukaan U- Turn (putaran) terdiri dari Bagian Perekonomian Jakarta Timur, Dishub Kecamatan Duren Sawit, Satpol PP Kecamatan Duren Sawit dan Suku Dinas Sosial Jakarta Timur. 

Wali Kota Administrasi Jakarta Timur M. Anwar menyebutkan pembukaan U-Turn tersebut dilakukan dengan berdasarkan kapasitas dan kapabilitas kendaraan yang sudah tidak bisa menampung jalan lagi. Akibatnya, Jalan Bekasi Raya yang sedang ada pembangunan, harus dialihkan ke Jalan I Gusti Ngurah Rai.

Selain itu, penumpukan kendaraan juga terjadi akibat jalur lintasan pintu kereta Stasiun Cakung telah ditutup, sehingga berimbas ke Jalan I Gusti Ngurah Rai.

“Jika saya tidak membuka putaran di depan Stasiun Buaran Lama tentunya akan terjadi penumpukan kendaraan, upaya ini saya lakukan untuk mengurai kemacetan yang berada di Jalan I Gusti Ngurah Rai,” kata Wali Kota.

"Sesuai arahan bapak Gubernur Provinsi DKI Jakarta, saya lakukan upaya solusi mengatasi kemacetan agar segera diatasi, dimana titik permasalahannya. Agar masyarakat Jakarta Timur merasakan kenyamanan dalam berkendara dan tidak terjadi kemacetan. Tadi laporannya dari petugas disana, ternyata sangat bermanfaat sekali terhadap pengguna Jalan I Gusti Ngurah Rai," katanya.

Dari pembukaan jalur U-Turn tersebut, Wali Kota mengatakan akan mengarahkan Satpol PP dan Dinas Perhubungan Jakarta Timur untuk menurunkan petugas. Sementara untuk titik kemacetan lainnya akan dilakukan hal serupa melalui kajian, analisa dan evaluasi terlebih dahulu.

“Agar diturunkan ada petugas yang menjaga perlintasan putaran didepan Stasiun Buaran lama untuk menghindari adanya `Pak Ogah`. Jika ada `Pak Ogah` pasti putaran tidak lancar sehingga menimbulkan kemacetan kembali,” ujarnya.

Sementara itu Kepala Seksi Rekayasa Lalu Lintas Suku Dinas Perhubungan Jakarta Timur Eman mengatakan pembukaan U-Turn depan Satasiun Buaran Lama dilakukan karena terjadi penumpukan kendaraan di Jalan I Gusti Ngurah Rai. Hal itu terjadi karena penutupan perlintasan sebidang JPL.66 Stasiun Cakung.

Penambahan volume kendaraan terjadi dari arah Timur ke Barat, dari arah Cakung ke Jatingera.

“Pembukaan Putaran (U-Turn di depan Stasiun Buaran lama atas arahan bapak Wali Kota Jakarta Timut dari hasil rapat koordinasi di Kantor Walikota pada dan tujuannya untuk mengurai kemacetan di Jalan I Gusti Ngurah Rai,” kata Eman.

"Petugas Dishub melaporkan di lokasi selama 1 jam setelah dibuka kembali U-Turn di depan Stasiun Buaran lama, ternyata dampaknya positif, arus lalu lintas berjalan dengan lancar, dan tidak ada kemacetan,"tutupnya.

 

 

 

 

Bagikan
Cetak

Berita Terkait

Web Statistik




Jumlah Pengunjung Website