Berita

Kota Administrasi Jakarta Timur



KIP


Berita Resmi Pemkot Jakarta Timur
976

Wakil Wali Kota Tekankan Keharmonisan Hubungan Antara Perusahaan & Pekerja


Wakil Wali Kota Administrasi  Jakarta Timur Uus Kuswanto membuka Sosialisasi Peraturan Ketenagakerjaan Bagi Pengusaha dan Pekerja di lingkungan Kota Administrasi Jakarta Timur di Ruang Pola Lantai 2 Blok A, Kantor Walikota, Senin (15/7/2019).

Wakil Wali Kota didampingi oleh Suku Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jakarta Timur Galuh Prasiwi. Hadir pula beberapa narasumber yaitu Kepala Seksi Peraturan Perusahaan Kementrian Tenaga Kerja Republik Indonesia, Nyoman Indra Gunadhie, Kepala Seksi Perjanjian Kerja Bersama Kementrian Tenaga Kerja Republik Indonesia Reynald Zuhriansyah.

Sosialisasi Peraturan Ketenagakerjaan digelar selama 15 - 16 Juli 2019 dan diikuti 30 peserta. Kegiatan yang diinisiasikan oleh Suku Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jakarta Timur tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman pelaksanaan peraturan perundang-undangan ketenagakerjaan bagi pekerja dan pengusaha.

“Ini patut diapresiasi. Bahwa sosialisasi peraturan perusahaan serta perjanjian kerja bersama di perusahaan ini berdasarkan peraturan perundang-undangan ketenagakerjaan guna menyelesaikan perselisihan hubungan industrial,” kata Uus.

Menurutnya, hubungan yang aman dan dinamis merupakan dambaan semua pihak. Namun, untuk mewujudkannya diperlukan komitmen bersama antara pihak pekerja dan pengusaha.

“Dengan ini tentunya diharapkan pemahaman mengenai tugas pokok pekerja dan tanggung jawab menjadi modal dasar dalam membangun hubungan kerja yang harmonis dan kondusif,” paparnya.

Lebih lanjut ia menegaskan, bahwa pekerja merupakan mitra perusahaan dalam membangun usaha sekaligus menjadi aset yang wajib dijaga. Sedangkan perusahaan merupakan tempat pekerja bernaung mencari nafkah dalam kebutuhan hidup.

Oleh karena itu, diharuskan antar pekerja dan perusahaan adanya saling menghormati hak dan kewajibannya masing-masing.

“Dengan itu adanya sosialisasi ini merupakan proses terjadinya perubahan terhadap peraturan ketenagakerjaan yang dapat dijadikan acuan dalam menghindari konflik dan kerawanan dalam hubungan industrial,” tandasnya.

Bagikan
Cetak

Berita Terkait

Web Statistik




Jumlah Pengunjung Website