Berita

Kota Administrasi Jakarta Timur



KIP


Berita Resmi Pemkot Jakarta Timur
194

Wali Kota Temukan Bahan Pangan Berbahaya Di Pasar Enjo Pulo Gadung


Wali Kota Administrasi Jakarta Timur M. Anwar melakukan Sidak Pangan, di Pasar Enjo, Kelurahan Pisangan Timur, Kecamatan Pulogadung, Jakarta Timur pada Selasa (13/8/2019).

Wali Kota bersama jajaran hadir menyidak kualitas sayur, daging dan bahan pangan lainnya. Diantaranya seperti mie kuning, tahu, ikan asin dan bahan pangan yang dikhawatirkan mengandung bahan berbahaya seperti boraks atau formalin.

Tujuan dari Sidak Pangan kali ini adalah untuk menjaga kualitas bahan pangan yang nantinya akan dikonsumsi oleh masyarakat.

Dalam aksi tersebut, Wali Kota menemukan bahan pangan yang mengandung bahan berbahaya. Sebagai bentuk tindak lanjut, Wali Kota memberikan stiker dengan keterangan negatif di kios pedagang yang terbukti ditemukan bahan berbahaya. Pemasangan stiker bertujuan untuk menginformasikan kepada masyarakat sebagai tanda bahaya kandungan pangan tersebut.

“Selaku pemerintah kota kita ingin masyarakat mengkonsumsi pangan yang aman. Tadi saya temukan bahan makanan yang mengandung boraks, seperti tahu, dan juga mie kuning yang mengandung formalin,” ujar Wali Kota.

Sidak Pasar Enjo

Ia menyebutkan, dalam Sidak Pangan di Pasar Enjo, para pedagang berstiker negatif langsung diberikan sanksi. Pihak Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur pun melanjutkan pemeriksaan bahan makanan tersebut ke Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dengan pengambilan sampel.

Tak hanya penempelan stiker negatif saja kepada kios pedagang. Pemerintah juga menempelkan stiker positif untuk kios pedagang sebagai tanda aman dari bahan berbahaya.

Wali Kota berharap adanya keterlibatan kepolisian dalam penyelidikan penyuplai bahan makanan yang mengandung bahan berbahaya tersebut.

“Di sini kita menyelidiki dari hulu terlebih dahulu. Jika terbukti distributor tersebut akan diberi tindakan tegas dari kepolisian. Karena di sini penjual tidak lah salah sepenuhnya. Mereka tidak mengetahui bahwa makanan tersebut mengandung bahan makanan yang berbahaya atau tidak,” jelas Wali Kota.

Sidak Pasar Enjo

Sementara itu, Kepala Pasar Enjo Diaptra Gadjamada menyebutkan, setelah Sidak Pangan bersama jajaran Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur, pihak pasar juga ikut menemukan kios pedagang yang menjual bahan pangan berbahaya.

Diaptra menyebutkan akan memberikan surat peringatakan apabila pedagang tetap menerima bahan pangan mengandung bahan berbahaya dari distributor. Sanksi terberatnya, kios pedagang akan ditutup.

“Nantinya kami tegaskan kepada para pedagang untuk lebih teliti lagi, untuk memeriksa kualitas produk makanan. Hingga memeriksa apakah produk makanan yang diterimanya mengandung bahan yang berbahaya atau tidak,” ujar Diaptra.

Perwakilan BPOM DKI Jakarta Yayan Cahyani menyebutkan, pihak BPOM DKI Jakarta akan menyita makanan yang ditemukan mengandung bahan berbahaya. Mereka pun akan melakukan pengecekan lebih lanjut menggunakan alat untuk memastikan dampak konsumsi dari bahan berbahaya tersebut.

“Jenis makanan yang mengandung bahan berbahaya juga  dapat dilihat dengan kasat mata. Seperti mie kuning tadi terlihat sangat kuning, berminyak, kenyal, dan panjang tidak terurai, sedangkan pada tahu tercium bau kimia, dan kenyal," jelas Yayan.

Bagikan
Cetak

Berita Terkait

Web Statistik




Jumlah Pengunjung Website