Berita

Kota Administrasi Jakarta Timur



KIP


Berita Resmi Pemkot Jakarta Timur
337

Wakil Walikota Jaktim Ingin Mutu Pelayanan Kesehatan Meningkat


Wakil Walikota Kota Administrasi Jakarta Timur, Uus Kuswanto, membuka kegiatan Peningkatan Tenaga Teknis Farmasi Penanggung Jawab Toko Obat dan Apotek, di Ruang Rapat IV, Lantai II Blok A, Kantor Walikota Jakarta Timur, Senin (4/11/2019).

Dalam meningkatkan mutu penanggung jawab tenaga teknis untuk toko obat dan apotek, Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur, yang digelar oleh Suku Dinas Kesehatan Jakarta Timur, memberikan arahan agar mutu toko obat dan apotek meningkat sehingga dapat melayani masyarakat lebih baik lagi.

Uus Kuswanto mengatakan, meningkatkan kopetensi tenaga farmasi yang ada di Jakarta Timur, merupakan salah satu bagian dari unsur layanan di bidang kesehatan yang sangat penting.

“Jika kebutuhan masyarakat untuk farmasi ini tidak dilayani dengan tepat juga akan berakibat fatal bagi layanan kesehatan yang ada di wilayah khususnya bagi masyarakat," tutur Uus.

"Tadi juga sudah kita lihat ada dari BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan)yang akan memberikan pengarahan atau memberikan materi mudah-mudahan pemberian materi dari BPOM ini akan memberikan pencerahan dan meningkatkan pengetahuan pengalaman terkait dengan masalah farmasi," pungkasnya.

Uus pun berharap kegiatan ini menjadi modal dasar bagi para peserta yang hadir di kegiatan ini, dari Puskesmas Kecamatan dan para apoteker agar dapat menindaklanjuti dan dilaksanakan sesuai dengan tugas  dan tanggung jawab mereka, dalam memberikan layanan kepada masyarakat. Sehingga tidak terjadi kesalahan pada pelayanan kesehatan, obat yang kadaluarsa, dan lainnya.

"Intinya dengan adanya pembekalan ini akan mengingatkan kepada para petugas khususnya farmasi untuk berhati-hati dalam memberikan layanan terkait dengan kebutuhan obat yang dibutuhkan oleh pasien yang ada di Puskesmas Jakarta Timur tingkatkan dari kegiatan yang baik," jelasnya.

Indra, Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Timur, menjelaskan, dengan kegiatan ini masyarakat saat medapatkan pelayanan kesehatan mereka mendapatkan kepastian mutu pelayanan yang baik.

"Kegiatan pagi hari ini yang kita harapkan adalah bahwa masyarakat khususnya di Jakarta Timur yaitu pada saat mereka mendapat pelayanan kefarmasian adalah suatu kepastian mutu, pelayanan yang baik. Dalam hal ini kalau kita pikirkan pertama, kepastian bahwa mereka datang pada saat membeli obat atau berobat itu yang didapat adalah bahwa pelayanan yang berizin," ungkap Indra.

Selain kepastian dalam pelayanan obat, ada pula kepastian dalam hal tenaga farmasi. Tersedia tenaga farmasi yang kompeten dan dapat memberikan obat-obatan sesuai dosis yang dibutuhkan.

"Obat yang didapat oleh masyarakat adalah obat yang tidak kadaluarsa," tegas Indra.

Bagikan
Cetak

Berita Terkait

Web Statistik




Jumlah Pengunjung Website