Berita

Kota Administrasi Jakarta Timur



Berita Resmi Pemkot Jakarta Timur
118

Gerai Susu Dan Kewirausahaan Terpadu Diresmikan Hari Ini


Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur meresmikan Gerai Susu dan Kewirausahaan Terpadu, sebagai  usaha membangkitkan semangat kewirausahaan pada sektor peternakan khususnya peternak sapi perah, Rabu (7/11).

Peresmian gerai Susu dan Kewirausahaan Terpadu merupakan upaya memenuhi target Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Provinsi DKI Jakarta dalam rangka menciptakan sebanyak 5.277 wirausaha baru.

Gerai yang terletak di Halaman UPT Pusat Pelayanan Kesehatan Hewan dan Peternakan,  Jalan Bambu Apus No. 20 Kelurahan Bambu Apus, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur tersebut peresmiannya ditandai dengan pengguntingan pita oleh Pelaksana Tugas (PLT) Asisten Perekonomian Setda Provinsi DKI Jakarta, Sri Haryati berserta Sekretaris Kota Administrasi Jakarta Timur Usmayadi.

“Peresmian Gerai Susu dan Kewirausahaan Terpadu ini, sebagai bagian dari pelaksanaan pembinaan para pelaku usaha dengan memberikan fasilitas berusaha bagi pelaku usaha yang sudah ikut dalam program pengembangan kewirausahaan terpadu Program OK OCE,” ujar Usmayadi.

Usmayadi, menambahkan, gerai susu dan Kewirausahaan Terpadu ini merupakan gerai ke empat yang diresmikan, sebelumnya sudah dibuka tiga gerai, di Ragunan Jakarta Selatan dan Klender Jakarta Timur dan Gerai Cupang di Slipi Jakarta Barat.

“Pengembangan kewirausahaan terpadu merupakan rangkaian kegiatan yang dilakukan dalam pengembangan potensi keterampilan dan kemandirian berusaha dengan cara kolaboratif antara pemerintah daerah, dunia usaha dan masyarakat,” jelas Usmayadi.

Menurut, Usmayadi, digelarnya gerai tersebut bertujuan mengurangi pengangguran dan kemiskinan melalui peningkatan kesempatan berwira usaha, menciptakan lapangan pekerjaan baru, menumbuh kembangkan potensi kewirausahan di daerah, mendorong dan memfasilitasi penciptaan wirausaha di masyarakat.

"Program pembinaan kewirausahaan terpadu diharapkan dapat menciptakan 200.000 wirausaha baru dengan membangun 44 pos pengembangan kewirausahaan warga di setiap Kecamatan," harap Usmayadi.

"Kedepannya perlu dilakukan pendampingan dari dinas sehingga setiap langkah yang dilakukan sesuai dengan yang direncanakan sebelumnya, dan semoga Gerai Susu bisa terus maju, berkembang, mandiri berkualitas dan handal,"pungkasnya.

Dalam kesempatan yang sama Usmayadi memberikan Santunan untuk program bedah rumah dari Bazis Jakarta Timur sebesar Rp. 30.000.000,- kepada warga Kelurahan Bambu Apus, Kecamatan Cipayung atas nama Yuyun Arianti (42 tahun).

Sementara itu Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Pertanian Provinsi DKI Jakarta Darjamuni mengatakan, tempat ini merupakan sentra penghasil susu di Jakarta Timur. “Kita namakan Gerai Susu supaya produk susu di Jakarta Timur lebih dikenal masyarakat, selain itu juga kita ingin tempat distribusi  pangan terpusat disini".

Darjamuni menjelaskan, untuk umum harga susu  normalnya Rp. 70.000,- tapi untuk khusus KJP kita subsidi Rp. 40.000,- jadi cukup membayar Rp. 30.000,- saja mendapatkan 1 (Satu) dus isi 24 susu.

“Hasil susu perhari untuk seluruh wilayah DKI Jakarta dari Pondok Ranggon sebanyak 13 ribu liter, kita belum bisa memenuhi permintaan susu seluruh DKI Jakarta, dan masih terus bekerjasama dengan pihak di luar daerah agar tetap bisa memenuhi konsumsi susu di wilayah DKI Jakarta,"ujar Darjamuni.

Darjamuni menambahkan,"Untuk meningkatkan produksi Susu di seluruh DKI Jakarta kita akan sentralkan semuanya di Pondok Ranggon karena potensi bagus, kita menjamin sapi yang masuk adalah sapi pilihan, kita karantina dan periksa terlebih dahulu sehingga aman dikonsumsi masyarakat,"pungkasnya.

Bagikan
Cetak

Web Statistik




Jumlah Pengunjung Website