Berita

Kota Administrasi Jakarta Timur



KIP


Berita Resmi Pemkot Jakarta Timur
1277

Walikota Jakarta Timur Buka Festival Djadoel Condet Tahun 2019


Walikota Kota Administrasi Jakarta Timur M.Anwar menghadiri sekaligus membuka acara kegiatan Festival Djadoel Condet di Lapangan Bulak Rante, Kelurahan Tengah, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur, Sabtu (2/11/2019).

Festival Djadoel Condet yang berada di kawasan Condet mengacu pada Surat Keputusan Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor 881 Tahun 2017 tentang Percepatan Menuju Destinasi Wisata Condet, sehingga kegiatan ini diselenggarakan.

Pelaksanaan kegiatan Festival Djadoel Condet Tahun 2019 diselenggarakan selama dua hari dimulai dari tanggal 2 - 3 Nobember 2019. Terdapat sebanyak 200 stand yang menjual berbagai macam kuliner khas Betawi, atau pernak-pernik aksesoris serta fesyen yang mengangkat budaya Betawi.

Pada kegiatan ini Walikota Kota Administrasi Jakarta Timur, tiba di kantor Kecamatan pada pukul 07.45 WIB dan setelah itu  rombongan yang dipimpin Wali Kota Jakarta Timur menuju lokasi kegiatan menggunakan Delman dari Kantor Kecamatan Lapangan Bulak Rante.

Sampai dilokasi Rombongan Walikota Kota Administrasi Jakarta Timur disambut meriah oleh warga, dan dilakukan pengalungan bunga oleh panitia Festival Djadoel dan Kesenian Betawi palang Pintu. Usai melaksanakan seremoni pembukaan yang dibuka oleh Walikota, selanjunya dilaksanakan pelepasan peserta Jalan Sehat Festival Djaoel yang diikuti 2000 peserta.

Dalam kegiatan ini Walikota Kota Administrasi Jakarta Timur Asisten Perekonomian dan Pembangunan Jakarta Timur Syofian Tahir, Kepala Suku Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jakarta Timur Iwan Hendry Wardhana, Camat Kramat Jati Eka Darmawan, dan Lurah Tengah Tarmiji.

Turut hadir juga pada kesempatan yang sama Wakapolres Metro Jakarta Timur AKBP Sony, Kasdim 0505 JT Letkol Jimmy Hutapea, Ketua Yayasan Cagar Budaya Condet Iwan Setiawan, dan Ketua Umum Kamar Dagang Provinsi DKI Jakarta Diana Dewi.

"Kegiatan ini dalam rangka melestarikan budaya Djadoel di kawasan Condet dan mengenalkan ke era milenial," kata Walikota.

Ia menyebutkan, Festival Djadoel Condet dapat mengangkat ekonomi kerakyatan dan memfasilitask peletarian budaya Betawi. Sebab, di kawasan Condet banyak menyimpan peninggalan sejarah, seperti keberadaan 13 perguruan silat dan sanggar seni budaya.

"Tentunya sanggar-sanggar seni dan perguruan silat dalam melestarikan budaya betawi harus berjalan dengan baik. Dan, kami bersama Sudis Pariwisata Jakarta Timur akan membina dengan baik, sesuai dengan arahan Gubernur Provinsi DKI Jakarta mendukung dan membina seluruh potensi yang ada di wilayah khususnya Jakarta Timur," jelasnya.

Ia pun berharap agar Festival Djadoel Condet terus dikembangkan dan dapat meningkatkan pertumbuhan masyarakat. Khususnya, kepada para pemuda yang diharapkan ikut serta dalam pelestarian budaya.

Festival Djadoel Condet Tahun 2019

Sementara itu, Ketua Panitia Festival Djadoel Condet, Iwan Setiawan mengatakan, festival ini dijadikan suatu karya untuk mengingat dan mengenang masa lalu yang ada di wilayah Condet di era 80an ke atas. Sebab, banyak sekali budaya betawi Condet yang dilupakan oleh anak-anak muda ditengah perkembangan zaman.

"Selain kesenian dan kuliner zaman dahulu yang ditampilkan dalam kegiatan Festival Djadoel Condet. Kita juga menampilkan permainan jadul yaitu dompu dan galaksin yang akan kita perlombakan, jadi Festival Djaoel ini tujuannya ialah mengenang kembali wilayah Condet pada zaman dahulu, yang harus kita pertahankan, kita jaga dan kita lestarikan," ujar Iwan.

Iwan berharap, agar Gubernur DKI Jakarta dan Walikota Kota Administrasi Jakarta Timur untuk mendukung Festival Djadoel Condet. Sebab, kegiatan ini akan diagendakan setiap tahunnya dan menjadi kawasan destinasi wisata.

Bagikan
Cetak
Copyright © 2019 Sudis Kominfotik Kota Administrasi Jakarta Timur. All rights reserved.
Theme Options
PREDEFINED SKINS