Berita

Kota Administrasi Jakarta Timur



KIP


Berita Resmi Pemkot Jakarta Timur
220

Demi Bantuan Tepat Sasaran, Wakil Wali Kota Minta Petugas Teliti Data Warga


Wakil Wali Kota Administrasi Jakarta Timur Uus Kuswanto memimpin Rapat Koordinasi Persiapan pendataan dan pemuktahiran data Fakir Miskin dan Orang Tak Mampu di Ruang Pola, Blok A Lantai 2 Kantor Walikota Jakarta Timur, Kamis (5/9/2019).

Sebanyak 350 petugas pendamping sosial dan petugas bantuan sosial lainnya mengikuti sosialisasi pendataan dan pemuktahiran data fakir miskin dan orang tak mampu. Sosialisasi ini dilakukan lantaran jajaran Dinas Sosial DKI Jakarta akan memperbarui data fakir miskin dan orang tak mampu di Jakarta.

Usai memimpin sosialsasi tersebut, Wali Wali Kota mengatakan bahwa sosialisasi dilakukan agar para petugas sosial ini bisa bekerja lebih maksimal dalam melakukan pendataan ulang di lapangan. Mereka dituntut bekerja secara profesional karena hasil pendataan mereka nantinya menjadi basis data Dinas Sosial DKI.

“Peserta hasus serius mengikuti sosialsiasi ini, jika ada yang kurang paham bisa ditanyakan langsung ke narasumber. Sehingga saat melakukan pendataan di lapangan tidak terjadi kesalahan, karena ini menyangkut data orang miskin dan ada keterkaitannya dengan masalah bantuan sosial,” kata Wakil Wali Kota.

Menurutnya, data yang dihimpun di lapangan oleh petugas pendamping sosial ini harus dapat dipertanggungjawabkan. Karena data inilah yang nantinya akan dipergunakan untuk acuan saat Pemprov DKI memiliki kebijakan dalam penangangan fakir miskin. Sehingga dalam pemberian bantuan sosial ini tepat sasaran.

Sementara, Kasi Perlindungan Sosial dan  Penanganan Fakir Miskin Sudin Sosial Jakarta Timur, Abdul Salam mengatakan, kegiatan sosialisasi ini dilakukan kerjasama dengan Pusat Data Informasi dan Jaminan Sosial (Pusdatin dan Jamsos) Dinas Sosial DKI Jakarta. Kegiatan dihadiri oleh 350 peserta dari unsur petugas pendamping, Kasatpel Sosial Kecamatan dan perwakilan dari kelurahan atau kecamatan.

“Mereka nantinya pada Oktober mendatang akan turun ke lapangan melakukan pendataan jumlah fakir miskin di Jakarta Timur. Mereka juga melakukan verifikasi terhadap data yang diajukan masyarakat sebagai  orang miskin,” kata Abdul Salam.

Menurutnya, untuk mendapatkan bantuan sosial, warga harus tercatat sebagai orang miskin atau tidak mampu. Untuk tercatat itu maka warga harus mendaftarkan diri ke PTSP kelurahan mulai tanggal 9  - 13 September mendatang. Dari data pendaftar itu nantinya PTSP akan mengumpulkannya dan menyerahkan seluruh data pendaftar ke kecamatan. 

Kemudian dari kecamatan data akan diserahkan ke wali kota untuk dijadikan data sementera. Petugas pendamping sosial kemudian melakukan verifikasi di lapangan  Disebutkan, saat ini jumlah warga miskin atau tidak mampu yang sering mendapatkan bantuan sosial di Jakarta Timur berjumlah 43.232 keluarga  penerima manfaat (KPM).

 

Bagikan
Cetak
Copyright © 2019 Sudis Kominfotik Kota Administrasi Jakarta Timur. All rights reserved.
Theme Options
PREDEFINED SKINS