Berita

Kota Administrasi Jakarta Timur



KIP


Berita Resmi Pemkot Jakarta Timur
772

Hari Ini, Festival Ciliwung 2 Tahun 2019 Resmi Dibuka


Suku Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Timur bersama Padepokan Ciliwung Condet akan menyelenggarakan Pergelaran Seni Budaya di Kawasan Unggulan Jakarta Timur, dalam rangka Acara Festival Ciliwung ll di Padepokan Ciliwung Condet yang berlokasi di Jl. Munggang Gang Mursali Balekambang, Kramatjati Jakarta Timur.

Gubernur Provinsi DKI Jakarta, dalam hal ini diwakili oleh Deputi Gubernur Bidang Budaya dan Pariwisata Dadang Solihin didampingi Wali Kota Administrasi Jakarta Timur M.Anwar menghadiri Festival Ciliwung 2 Tahun 2019, Jalan Munggang Gang Mursali, Kelurahan Balekambang, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur, Sabtu (9/11/2019).

Tanda dimulainya kegiatan Festival Ciliwung 2 pemukulan rebana oleh Deputi Gubernur Provinsi DKI Jakarta Dadang Solihin, Walikota Kota Administrasi Jakarta Timur M. Anwar dan Anggota DPD RI Provinsi DKI Jakarta Fahira Idris.

Kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan alat hadroh oleh Deputi Gubernur Provinsi DKI Jakarta Dadang Solihin kepada perwakilan warga Kelurahan Balekambang, serta Pemberian Kaligrafi dari Panitia Kegiatan Komunitas Ciliwung Condet yang diberikan kepada Deputi Gubernur Provinsi DKI Jakarta Dadang Solihin dan Walikota.

Pada kesempatan yang sama juga Walikota Kota Administrasi Jakarta Timur M. Anwar, Deputi Gubernur Provinsi DKI Jakarta Dadang Solihin, dan Anggota DPD RI Provinsi DKI Jakarta Fahira Idris menulis pesan tertulis yang ditempel di perahu terbuat kedebong pisang.

Selanjutkan dilanjutkan dengan kegiatan penanaman pohon salak dilakukan oleh Deputi Gubernur Provinsi DKI Jakarta Dadang Solihin, Walikota Kota Jakarta Timur M. Anwar dan Anggota DPD RI Provinsi DKI Jakarta Fahira Idris.

Turut hadir dalam kegiatan ini, Anggota DPR RI Mardani Ali Sera, Anggota DPD RI Fahira Idris, Kepala Suku Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jakarta Timur Iwan Hendry Wardhana, Camat Kramat Jati Eka Darmawan, dan Lurah Balekambang Mintarsih.

Tujuan diselenggarakannya acara ini tidak hanya untuk lebih mengenalkan sungai Ciliwung sebagai kawasan destinasi wisata alam, eko wisata dan agro wisata, namun juga merupakan wisata sejarah yang berada di kawasan Condet sebagai kampung Budaya Betawi.

Adanya Keputusan Gubemur Nomor 881 Tahun 2019 mengenai Tim Percepatan Penataan Kawasan Condet sebagai Kawasan Destinasi Wisata, pada akhirnya membuat masyarakat sekitar merasakan sungai bukan hanya sebagai sumber kehidupan, tapi juga bermanfaat secara ekonomi untuk menjadi pendapatan tambahan untuk masyarakat di sepanjang bantaran Sungai Ciliwung.

Terdapat pula Peraturan Gubernur Nomor 31 Tahun 2019 tentang Pembangunan dan Revitalisasi Prasarana Sumber Daya Air Secara Terpadu dengan Konsep Naturalisasi, yang menjadikan kawasan bantaran sungai sebagai resapan air dan ruang terbuka hijau, sehingga sangat mungkin menjadi sarana transportasi air.

Untuk itu dengan penyelenggaraan Festival Ciliwung ll diharapkan agar masyarakat memahami serta melihat Iangsung keberadaan dan keadaan sungai Ciliwung, sehingga dapat Iebih mencintai lingkungan khususnya Sungai Ciliwung yang penuh sebuah sejarah peradaban besar.

Acara Festival Ciliwung 2 juga sekaligus menjadi penghujung kegiatan pembangunan kampung batik di wilayah Condet, untuk mewujudkan destinasi wisata di Jakarta Dalam acara inijuga akan ada penanaman pohon lokal demi terciptaya penghijauan di sepanjang sungai.

Terdapat pula aneka hiburan seperti kesenian palang pintu, pencak silat, samrah, tarian Betawi, dongeng anak. Lenong Betawi, larung getek, pantun Betawi, fashion show, permainan tradisional dan lainnya.

"Ini merupakan salah satu bentuk kesadaran kita akan pelestarian sungai ciliwung, karena air merupakan salah satu komponen kehidupan yang terpenting, dari acara ini lah diharapkan warga masyarakat sadar dan mau menjaga melestarikan sungai ciliwung di tahun yang akan datang,"kata Deputi Gubernur Provinsi DKI Jakarta Dadang Solihin.

Menurutnya, sungai harus ditempatkan di depan rumah dan bukan di belakang rumah. Sebab, sungai seperti sungai Ciliwung menjadi hal penting untuk masyarakat dalam kehidupan sehari-sehari.

Oleh karena itu, Pemerintah provinsi DKI Jakarta mendukung segala bentuk kegiatan masyarakat dalam menjaga kelestarian budaya Betawi dan lingkungan.

Festival Ciliwung 2 Tahun 2019

"Kedepannya diharapkan kawasan Ciliwung dijadikan tempat peneilitian seluruh mahasiswa Jakarta bahkan seluruh Indonesia, dan juga diharapkan dari Festival Ciliwung dapat meningkatkan perekonomian masyarakat di tahun-tahun berikutnya, serta menjadikan kawasan Cikiwung menjadi salah satu destinasi wisata di Jakarta," pungkasnya.

Sementara itu Walikota Kota Administrasi Jakarta Timur M. Anwar mengatakan, banyaknya komunitas pecinta Ciliwung harus membuat warga Condet bersatu dan menjadikan sungai Ciliwung sebagai etalase, bukan tempat pembuangan sampah.

"Kita harus terus jaga, kita harus lestarikan sungai Ciliwung yang sudah banyak perubahannya hingga pada saat ini, tentunya ini merupakan suatu kerja keras kita semua demi pelestarian sungai Ciliwung," kata Walikota.

Ia berharap agar warga tidak membuang sampah ke sungai Ciliwung dan sekitarnya. Nantinya, akan dilakukan koordinasi bersama Camat Kramat Jati untuk imbauan dan menjaga kelestarian di sekitarnya, seperti tanaman khas salak, kecapi melinjo dan dukuh, yang menjadi tanaman khas Jakarta Timur.

"Jika perlu kita kembangkan dan kita cangkok dan taruh di wilayah Jakarta Timur agar terus dilestarikan, dan keaslian wilayah Jakarta Timur terjaga dengan baik,"tutup Anwar.

Bagikan
Cetak
Copyright © 2019 Sudis Kominfotik Kota Administrasi Jakarta Timur. All rights reserved.
Theme Options
PREDEFINED SKINS