Berita

Kota Administrasi Jakarta Timur



KIP


Berita Resmi Pemkot Jakarta Timur
210

Waduk Surilang akan Dikeruk


Wali Kota Administrasi Jakarta Timur, M. Anwar, meninjau Waduk Surilang di RW 01, Kelurahan Gedong, Kecamatan Pasar Rebo, Sabtu (11/9/2021). Dalam peninjauan ini, Wail Kota didampingi oleh Camat Pasar Rebo, Mujiono dan Lurah Gedong, Nunung.

Adapun peninjauan ini dilakukan dalam rangka persiapan dan antisipasi genangan banjir di musim penghujan yang akan datang.

“Waduk ini akan kita akan fungsikan kembali dan akan dilakukan normalisasi dengan melakukan pengerukan,” katanya.

Wali Kota menyebutkan, pengerukan waduk – waduk di hulu merupakan salah satu prioritas dan untuk dinormalisasikan untuk menampung air dan mengatur debit air agar tidak serentak mengalir ke area hilir. Ini dilakukan untuk menghindari debit air saat curah hujan tinggi yang tidak tertampung.

“Kita upayakan normalisasi semua waduk, kali dan sungai termasuk juga saluran Phb (penghubung), saluran makro dan juga pembuatan sumur-sumur resapan,” katanya.

Selanjutnya, ujar Wali Kota, pihaknya akan berkoordinasi dengan Suku Dinas Sumber Daya Air Kota Administrasi Jakarta Timur untuk pengerukan menggunakan alat berat, mengingat pengerukan ini sudah menjadi permintaan dari warga pada tahun 2020. Ia menargetkan, pengerjaan langsung dikerjakan secepatnya karena pada September – Desember merupakan musim hujan.

“Kedepannya segera kita turunkan alat berat untuk melakukan pengerukan, karena warga minta pengerukan secepatnya, dikarenakan ketika terjadi hujan deras sering terjadi banjir di daerah sini, genangan bisa sampai 30 sentimeter,” katanya.

Sementara itu, Camat Pasar Rebo, Mujiono, mengatakan, ketika hujan deras turun timbul genangan dan butuh 1-1,5 jam setelahnya surut. Pihaknya pun berupaya untuk meminimalisir genangan dengan normalisasi Waduk Surilang.

“Tapi dalam pelaksanaan normalisasi waduk di lapangan terkendala dengan jalan yang cukup sempit, sehingga menyulitkan alat berat untuk masuk,” kata Mujiono.

Dari kendala tersebut, pihaknya sudah berkoordinasi dengan warga setempat yang akhirnya memberikan akses sementara agar alat berat bisa masuk. Mujiono menyebutkan, pengerukan terakhir Waduk Surilang adalah pada tahun 2018 dan kini dibutuhkan pengerukan Kembali agar daya tamping air lebih besar saat hujan tiba. (SW)

Bagikan
Cetak
Copyright © 2021 Sudis Kominfotik Kota Administrasi Jakarta Timur. All rights reserved.