Berita

Kota Administrasi Jakarta Timur



KIP


Berita Resmi Pemkot Jakarta Timur
392

PJLP Sudin LH Jaktim Rubah Korek Api Gas Bekas Menjadi Nilai Ekonomis


Petugas PJLP dari Suku Dinas Lingkungan Hidup (LH) Kota Administrasi Jakarta Timur bernama Seto Krisna Putra, telah menyulap sampah korek bekas menjadi sesuatu yang bernilai ekonomis. Sampah korek api gas bekas tersebut dijadikan robot-robotan, dari yang tadinya tidak berguna, sekarang menjadi berguna.

Dari pantauan, tim Sudin Kominfotik di Kantor Sudin Lingkungan Hidup Jakarta Timur, Kamis (7/10/2021) sore, Seto memamerkan hasil karyanya korek api dijadikan robot dan mobil-mobilan. Kepala Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Timur, Wahyudi Budiyanto, mengaku bangga dandan mengapresiasi apa yang sudah dilakukan salah satu PJLP-nya dalam mengubah sampah menjadi barang bernilai ekonomis.

"Dengan adanya kreasi ini, Kami dari Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Timur sedang mencari pemasaran yang pas untuk bisa dijual dan bernilai yang baik bisa menambah pundi-pundi rupiah sehingga karya tersebut dihargai dan bisa dikembangkan serta melakukan pembinaan kepada para PJLP di Sudin LH di wilayah Jakarta Timur," jelas Wahyudi.

Ia menambahkan, pihaknya sedang mencari peningkatan kreatifitas dirinya dalam melakukan seni yang sangat baik tersebut. Dirinya berharap PJLP tersebut dapat mengetok tukarkan kepada PJLP yang lain, sehingga makin berkurangnya sampah yang dibuang ke Bantar Gebang dan merubah pola pikir bahwa sampah tidak terpakai bisa dijadikan nilai rupiah.

Sementara itu, PJLP Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Timur, Seto Krisna Putra, menjelaskan, idenya berawal dari keisengan.

"Tahun 2015, Saya masih mengangkut sampah di wilayah Jakarta Timur, saat melihat tumpukan jam bekas dan korek api bekas (korek gas) langsung terbesit kayanya bagus nih kalo dibuat sesuatu," ujar Seto.

Ia mengaku langsung mengambil sampah tersebut dan ternyata bisa dibuat menjadi mainan yaitu mobil-mobilan kecil dan sampai hari ini bisa dibuat menjadi robot-robotan. Seto menjelaskan, dari tahun 2015-2021 sudah banyak yang dijadikan robot-robotan, kurang lebih jika selama di Sudin LH Jakarta Timur sudah lebih dari 50-an mainan, dan ada hasil karyanya juga sudah diikut sertakan dalam pameran seni pada tahun 2018 yaitu ajang Satu Indonesia Award untuk kategori Lingkungan.

Ia pun bersyukur karena mendapat apresiasi dari Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta.

"Ke depannya Saya sudah memikirkan untuk membuat suatu karya yang ukurannya lebih besar tentunya mengajak teman PJLP juga yang berminat membantu bekerjasama membuat suatu karya," tukasnya.

Seto menambahkan, selain dipamerkan hasil karyanya tersebut sudah ada orang yang minat dan membeli robot-robotan buatannya. Selain karya robot-robotan, ada karya lukisan tiga dimensi yang dibuat juga sudah dibeli oleh peminat seni juga.

Dia berharap jika kedepannya ada teman PJLP yang mempunyai minat yang sama membuat suatu karya dari barang bekas juga jadi bisa bertukar pikiran dan pastinya karyanya tersebut bisa lebih cepat selesai dan lebih banyak lagi karya yang dihasilkan.

"Jadi, Saya juga mau jika ada teman yang mau belajar bareng Saya terbuka untuk itu," tutupnya.(JS)

Bagikan
Cetak
Copyright © 2021 Sudis Kominfotik Kota Administrasi Jakarta Timur. All rights reserved.